Manajemen Sumber Daya Manusia

Manajemen Sumber Daya Manusia

Manajemen Sumber Daya Manusia


Manajemen Sumber Daya Manusia adalah ilmu dan seni mengatur hubungan dan peranan tenaga kerja agar efektif dan efisien, membantu terwujudnya tujuan perusahaan, karyawan, dan masyarakat.

Fungsi-fungsi Manajemen Sumber Daya Manusia terdiri dari perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, pengendalian, pengadaan, pengembangan kompensasi, pengintegrasian, pemeliharaan, kedisiplinan, dan pemberhentian. 

Tujuannnya adalah agar perusahaan mendapaatkan rentabilitas laba yang lebih besar. Bagi karyawan bertujuan mendapatkankan kepuasan dari pekerjaannya, bagi masyarakat bertujuan memperoleh barang atau jasa yang baik dengan harga yang wajar dan selalu tersedia di pasar. Dan bagi pemerintah selalu mengharapkan pajak dari sebuah perusahaan tersebut.

Dalam Manajemen Sumber Daya Manusia terdapat komponen yang saling behubungan antara satu dengan lainnya diantaranya adalah, pengusaha, karyawan dan pemimpin atau manajer.

Pengusaha adalah setiap orang yang menginvestasikan modalnya untuk memperoleh pendapatan, atau dalam istilah lain orang ayng memberi modal. Dengan segala resiko baik untuk maupun rugi.

Karyawan merupakan tombak atau kekayaan utama dalam suatu perusahaan. Karyawan berperan aktif dalam menetapkan rencana, sistem, proses dan tujuan yang ingin dicapai didalam perusahaan tersebut. Mereka wajib dan terikat untuk mengerjakaan pekerjaan yang diberikan oleh perusahaan dan berhak memperoleh hak-hak karyawan seperti gaji dan fasilitas penunjang lainnya didalam pekerjaannya sesuai dengan perjanjian antara perusahaan dan karyawan tersebut.

Pemimpin atau manajer adalah seorang yang mempergunakan wewenang dan kepemimpinannya untuk mengaahkan orang lain serta bertanggung jawab atas pekerjaan orang tersebut dalam mencapai tujuan perusahaan. Kemepimpinan adalah gaya seseorang dalam memimpin dan mempengaruhi bawahannya, agar mau bekerja sama dengan bekerja efektif sesuai dengan perintah yang diberikan.


BACA JUGA : PENGERTIAN MANAJEMEN DAN PENTINGNYA MANAJEMEN !

Peranan Manajemen Sumber Daya Manusia

Manajemen Sumber Daya Manusia mempunyai beberapa peranan didalam sebuah perusahaan, dan peranan tersebut sangat penting bagi perjalannya sebuah perusahaan. Manajemen adalah fungsi yang berhubungan dengan mewujudkan hasil tertentu melalui kegiatan orang-orang, dengan demikian memanajemen karyawan didalam perusahaan sangatlah penting karna berpengaruh pada berjalannya perusahaan, hal ini berarti bahwa Manajemen Sumber Daya Manusia berperan penting dan dominan dalam manajemen.

Manajemen Sumber Daya Manusia menetapkan dan mengatur program kepegawaian yang mencakup berbagai masalah sebagai berikut :

  1. Menetapkan jumlah, kualitas dan penempatan tenaga kerja yang efektif sesuai dengan kebutuhan perusahaan berdasarkan job description, job spefisication, job requirement dan job evaluation.
  2. Menetapkan program kesejahteraan, pengembangan, promosi, dan pemberhentian.
  3. Meramalkan penawaran dan permintaan sumberdaya manusia pada masa yang akan datang
  4. Menetapkan penarikan, seleksi dan penempatan karyawan berdasarkan aturan yang sesuai dengan perusahaan
  5. Memperkirakan keadaan perekonomian pada umumnya dan perkembangan perusahaan pada kususnya.
  6. Melaksanakan pendidikan, latihan dan penilaian prestasi karyawan
  7. Mengatur mutasi karyawan baik vertikal maupun horizontal
  8. Mengatur pensiun, pemberhentian dan pesangonnya.

Metode Pendekatan Manajemen Sumber Daya Manusia

Ada beberapa metode dalam Manajemen Sumber Daya Manusia yang harus dipelajari dianataranya adalah sebagai berikut :


1. Pendekatan Mekanis
Yaitu mengganti peranan tenaga kerja manusia dengan tenaga mesin untuk melakukan proses pekerjaan. Dalam proses penggantian tenaga mesin tentunya disararkan kepada beberapa faktor seperti pertimbangan nilai ekonomis, faktor kemanausiaaan, efektivitas dan kemampuan yang lebih baik dari segi produksi dari pada menggunakan tenaga manusia.

Dalam pendekatan mekanis ini berdasarkan analisa kepada spesialisasi, evektifktas, standarisasi dan memperlakukan karyawan sama dengan mesin. Spesialisasi semakin mendalam dan pembagian kerja semakin mendetail sebagai akibat perkembangan perusahaan dan kemajuan teknologi yang canggih. Dalam hal penggantian manusia dengan mesin ini biasanya seorang pekerja hanya mengerjakan satu jenis pekerjaan saja.

Hal positif atau keuntungan yang didapatkan dari spesialiasi ini adalah pekerja semakin efektif dan terampil dengan hasil akurasi yang besar. Dalam hal proses pekerjaan yang dilakukan oleh mesin ini diterapkan standarisasi sehingga terjadi pemindahan pekerjaan dari manusia kepada mesin antara komponen satu dengan komponen lainnya dapat saling dipertukarkan untuk mencapai hasil produksi mesin yang sesuai dengan yang dilakukan oleh manusia.


2. Pendekatan Paternalis
Dalam pendekatan paternalis atau biasa disebut dengan paternalistic approach manajer bertindak seperti layaknya bapak terhadap anaknya. Dalam pengarahan bawahannya manajer memperlakukannya dengan baik, fasilitas-fasilitas yang diberikan juga diperhatikan. Para bawahan dianggap sebagai anak-anaknya yang harus diayomi dan diperlakukan dengan sebaik-baiknya. 

Atau garis besarnya karyawan dianggap serta diperlakukan oleh manajer sebagai anak-anaknya saja. Pendekatan ini mengakibatkan karyawan menjadi manja, pemalas sehingga produktivitas kerja menjadi menurun. Dan dampak negatif perusahaan adalah laba menjadi menurun  dan bisa terancam mengalami kerugian yang besar yang berakhir pada kebangkrutan. Hal ini yang mendorong timbulnya untuk melakukan pendekatan dengan sistem sosial.


3. Pendekatan Sistem Sosial
Dalam pendekatan sistem sosial ini memandang bahwa perusahaan adalah suatu sistem yang kompleks. Manajer mengakui dan menydari bajwa tujuan perusahaan akan tercapai jika terbina kerja sama yang harmonis antara sesama karyawan, dari bawahan hingga atasan serta terjadi interaksi dan hubungan yang baik diantara semua karyawan.

Dari karyawan yang rendah jabatannya dan paling kecil jasanya dalam lingkup perusahaan akan tetap mendapatkan penghargaan yang baik agar tujuan perusahaan tercapai bersama sama. Pendekatan sosial ini mengutamakan kepada hubungan harmonis, interaksi yang baik, saling menghormati dan menghargai, saling membutuhkan antara karyawan satu dengan lainnya dan saling mengisi sehingga mendapat suatu sistem yang baik yang dijalankan secara bersama-sama.

Sebalinya karyawan pun harus menyadari bahwa kebutuhannya akan dapat terpenuhi jika perusahaan mendapatkan keuntungan. Dalam hal ini harus terjadi simbiosis mutualisme, dimana kesaling pahaman antara karyawan dan perusahan yang saling membutuhkan untuk mendapat tujuan bersama dan dapat berdampingan dengan baik


Fungsi Manajemen Sumber Daya Manusia

Fungsi Manajemen Sumber Daya Manusia adalah sebagai berikut :


BACA JUGA : PENGERTIAN DAN FUNGSI MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA


  1. Perencanaan
  2. Pengorganiasian
  3. Pengarahan
  4. Pengandalian
  5. Pengadaan
  6. Pengembangan
  7. Kompensasi
  8. Pengintegrasian
  9. Pemeliharaan
  10. KedIsiplinan
  11. Pemberhentian


Sumber Buku Referensi : "Manajemen Sumber Daya Manusia" edisi revisi karya Drs. H Malayu S.P. Hasibuan