Contoh Proposal Penelitian

Contoh Proposal Penelitian


Pada kesempatan kali ini kami akan membagikan contoh proposal penelitian yang bisa anda jadikan referensi penelitian untuk membangun sebuah proposal penelitian.

Proposal ini berisi tentang langkah-langkah untuk membuat proposal penelitian, aturan-aturan dan sub bab apa saja yang di tuliskan dalam sebuah proposal penelitian. Pada contoh proposal penelitian kali ini topiknya tentang jurusan Teknik Informatika. Berikut adalah contoh proposal penelitian yang bisa anda jadikan referensi.


USULAN PENELITIAN SARJANA RANCANG BANGUN APLIKASI INVENTARISASI ASET DENGAN MENGUNAKAN METODE RAPID APPLICATION DEVELOPMENT (RAD)
 ( Studi Kasus pada Universitas Boyolali ) 




Diajukan untuk memenuhi salah satu syarat menempuh Matakuliah Skripsi Pada Program Studi SI Teknik Informatika


( NAMA DAN NIM ANDA DISINI)


PROGRAM STUDI S1 TEKNIK INFORMATIKA FAKULTAS ILMU KOMPUTER UNIVERSITAS BOYOLALI BOYOLALI 2016 









HALAMAN PENGESAHAN LEMBAGA

RANCANG BANGUN APLIKASI INVENTARISASI ASET DENGAN MENGUNAKAN METODE
RAPID APPLICATION DEVELOPMENT (RAD)
( Studi Kasus pada Universitas Boyolali )


USULAN PENELITIAN SARJANA

Telah dipersiakan dan disusun oleh :
NAMA ANDA
NIM

                        Menyetujui,                                                            Boyolali,  juni 2016
Pembimbing Utama                                            Dekan Fakultas Ilmu Komputer


            Ir. Budiono Inawati, M.Kom                                                   Ir. Pujiono, M.Si
NIK 090909090908979                                                       NIK 0988989897




Pembimbing Pendamping


Joko Susilo, S.Kom






BAB I
PENDAHULUAN


A. Latar Belakang
Perkembangan teknologi informasi dewasa ini sangat terasa manfaatnya dalam membantu permasalahan dalam suatu proses kegiatan. Kegiatan yang umumnya menggunakan peranan teknologi informasi seperti pengolahan data keuangan, pengolahan data penjualan dan pembelian, pengolahan data kepegawaian, pengolahan data inventarisasi barang dan lain-lain. Beberapa dari kegiatan tersebut selalu terkait dengan proses bisnis yang ada dalam perusahaan kegiatan tersebut tidak boleh lepas dari pengawasan dan harus dimonitoring setiap harinya, karena kegiatan tersebut adalah roda inti dalam berjalannya roda bisnis pada suatu perusaan atau di dalam suatu lembaga. Penelitian ini membahas tentang pentingnya inventaris dalam suatu instansi dikarenakan dalam Setiap instansi selalu memiliki keterkaitan dengan proses pengelolaan data barang / peralatan yang di miliki oleh perusahaan tersebut, hal itu bersifat sangat penting demi menjaga agar aset perusahaan aman, untuk itulah dibutuhkan suatu Sistem Informasi Inventaris dalam mengelola data tersebut. Inventarisasi barang merupakan pencatatan data yang hubungannya dengan barang atau aset di dalam sebuah instansi. Umumnya kegiatan dalam inventarisasi barang adalah pencatatan pengadaan barang, penempatan, dan pemeliharaan. Penelitian ini mengambil studi kasus yang ada pada Universitas Boyolali, di mana kegiatan inventarisasi barangnya masih kurang efektif di karenakan pengelolaan data - data barang, dan beberapa data – data pendukung yang ada masih di kelola secara manual dan menggunakan aplikasi sederhana.


B. Rumusan Masalah
Agar dalam penelitian ini tidak keluar dari pokok pembahasan maka Pembatasan masalah ditekankan pada pencatatan barang, penelusuran barang, pemutasian barang dan laporan yang dibutuhkan oleh pimpinan untuk setiap periode


C. Tujuan
Dengan melihat latar belakang dan rumusan masalah di atas, maka tujuan dari penelitian ini adalah merancang dan membuat suatu aplikasi inventaris barang berbasis komputer yang sistematis, terstruktur dan terarah, sehingga dapat mendukung kinerja Universitas Boyolali.


D. Manfaat
Manfaat dari penulisan laporan Tugas Akhir adalah:

  1. Menambah pengetahuan dan dapat mengetahui serta mempraktekkan semua teori yang telah didapat pada masa perkuliahan mengenai pemrograman, basisdata, pembuatan sistem informasi dan mengaplikasikannya.
  2. Menambah pengalaman dalam dunia kerja untuk dapat bekerja sama dengan banyak pihak
  3. Mempermudah dalam pekerjaan dengan sistem informasi inventaris barang yang ada di Universitas Boyolali sehingga kecepatan operasional menjadi lebih efektif, cepat dan akurat

BAB II
LANDASAN TEORI


A. Sistem Informasi
Suatu sistem terdiri dari bagian-bagian yang saling berhubungan. Beroperasi bersama-sama untuk mencapai beberapa sasaran atau tujuan. Sistem mengacu pada kelompok elemen yang dipadukan untuk tujuan bersama dalam mencapai beberapa tujuan. Sebuah sistem harus mempunyai lebih dari satu elemen dan semua elemen dari suatu sistem harus mempunyai hubungan yang terpadu.

B. Konsep Dasar Data
“Data adalah representative fakta dunia nyata yang mewakili sutu objek seperti manusia (pegaeai, siswa, pembeli, pelanggan), barang, hewan, peristiwa, konsep, keadaan, dan sebagainya, yang direkam dalam bentuk angka, huruf, simbol, teks, gambar, bunyi atau kombinasinya”. (Fathansyah, 2002 : 2) Jelasnya data itu dapat berupa apa saja dan dapat ditemui di mana saja. Kemudian kegunaan data adalah sebagai bahan dasar yang objektif (relative) di dalam proses penyusunan kebijaksanaan dan keputusan oleh pemimpin organisasi. 

C. Barang
Barang adalah benda-benda yang berwujud, yang digunakan masyarakat untuk memenuhi kebutuhannya atau untuk menghasilkan benda lain yang akan memenuhi kebutuhan masyarakat. Jasa adalah suatu barang yang tidak berwujud, tetapi dapat memberikan kepuasan dan memenuhi kebutuhan masyarakat

D. Inventaris
Inventarisasi merupakan proses mengelola pengadaan atau persediaan barang yang dimiliki oleh suatu kantor atau Perusahaan dalam melakukan kegiatan operasionalnya. tanpa adanya inventori suatu kegiatan usaha tidak akan terlaksana, untuk itu keberadaan inventori sangat penting. Inventaris kantor sangatlah penting bagi kelangsungan sebuah Instansi. Apabila salah satu atau beberapa perlengkapan mengalami gangguan, maka pasti akan menghambat jalannya roda perekonomian Perusahaan yang biasanya berupa tidak teraturnya keorganisasian sebuah inventaris kantor atau kurangnya sebuah sistem dalam menginventaris perlengkapan kantor. 





BAB III
METODOLOGI PENELITIAN

A. Metodologi Penelitian
Untuk mendapatkan data yang tepat dan akurat guna kesempurnaan aplikasi sistem yang akan dibuat maka diperlukan suatu metode penelitian.


  1. Objek Penelitian
    Objek dalam penelitian ini adalah Universitas Boyolali, berlokasikan di jalan pandanarang No. 405 Boyolali
  2. Metode Pengumpulan Data

    Untuk memperoleh data yang diperlukan dalam penyusunan penelitian ini penulis menggunakan metode pengumpulan data sebagai berikut:

    a) Studi Lapangan

    1) Wawancara atau Interview

    Pengumpulan data yang dilakukan penulis dalam menunjang kelengkapan data melalui metode wawancara atau interview. Penulis melakukan tanya jawab dengan pihak yang bertanggung jawab dalam inventaris barang yang ada di Universitas Boyolali mengenai bagaimana langkah-langkah dalam pengelolaan inventaris barang

    2) Observasi

    Metode yang digunakan dalam pengumpulan data tidak hanya dengan metode wawancara atau interview tetapi juga melalui metode observasi. Penulis mencari data-data yang dibutuhkan dalam pembuatan sistem informasi inventaris barang mulai dari pencatatan, pengolahan, penyimpanan, pemeliharaan hingga peminjaman barang dengan melakukan survei di Universitas Boyolali.

    b) Studi Pustaka

    Metode Studi Pustaka ialah salah satu pencarian dan pengumpulan data dengan cara membaca buku, laporan-laporan yang berkaitan dengan objek penelitian dan dapat dijadikan sebagai dasar teori serta dapat dijadikan bahan perbandingan.

B. Alat dan Bahan
Adapun spesifikasi perangkat keras maupun lunak yang digunakan untuk mengolah data-data tersebut adalah sebagai berikut :
a. Spesifikasi Perangkat Keras
  • Type Processor : Intel(R) Core(TM) i3 CPU M330 2.13GHz
  • Memory : 2,00 GB
  • Harddisk : 100 GB
  • Monitor : 14 Inch
  • Keyboard : 104 key (standar)
  • Mouse : PS/2 Optical mouse (standar)
b. Spesifikasi Perangkat Lunak
    • Windows 7 (Seven) Ultimate 64 – bit Edition sebagai sistem operasi
    • Microsoft Office 2007, untuk penulisan laporan - Microsoft Visio 2007, untuk membuat DFD, ERD
    • Adobe Photoshop CS, untuk membuat logo – MySQL, untuk database
    • Adobe dreamweaver CC, untuk editor Sistem
    • Xampp, untuk software server
C. Metode Pengembangan Sistem
Metode perancangan sistem yang digunakan adalah metode prototyping. Prototyping adalah pengembangan yang cepat dan pengujian terhadap model kerja (prototipe) dari aplikasi baru melalui proses interaksi dan berulang-ulang yang biasa digunakan ahli sistem informasi dan ahli bisnis. Prototyping disebut juga desain aplikasi cepat (rapid application design/RAD) karena menyederhanakan dan mempercepat desain system. Metode ini dipilih karena prototype yang dibuat dapat digunakan untuk mengelola kembali kebutuhan dari perangkat lunak yang akan dikembangkan, sehingga pengembang perangkat lunak tidak harus merancang lagi semua dari awal.

D. Analisa Sistem Yang Berjalan

Tahap analisis sistem berjalan dalam pengolahan data inventaris barang yang ada pada Universitas Boyolali ini masih menggunakan aplikasi perkantoran dan merekap data inventaris ataupun melakukan pencatatan ke dalam buku besar kemudian hasil nya disimpan di map-map berupa dokumen arsip. Hal ini menyebabkan lambatnya pembuatan laporan serta pekerjaan yang dilakukan oleh staff-staff dalam mengolah data inventaris barang dikarenakan staff tersebut harus mencari data inventaris barang secara manual. Dalam pengolahan data inventaris barang sering terjadi kesalahan pengetikkan data oleh staff yang menangani data keragaan inventaris dan menghambat proses pengolahan data di bidang tersebut. adapun masalah yang dihadapi oleh Universitas Boyolali dibidang inventaris barang ini sebagai berikut:

  1. Data inventaris barang ini di tulis oleh staff dengan menggunakan Microsoft Word dan Microsoft Excel (Aplikasi perkantoran), setelah ditulis lalu dicetak dengan printer.
  2. Belum ada aplikasi yang dapat membuat pengolahan data inventaris barang mudah dipahami oleh staff.


E. Menentukan Kebutuhan Sistem Baru

Pada tahap ini dilakukan kegiatan penentuan kebutuhan software dan hardware, yang nantinya akan digunakan untuk menunjang berjalannya sistem yang dibuat. Adapun langkah-langkah yang dilakukan pada tahap ini adalah sebagai berikut:

  1.  Menguji dan memeriksa software yang akan digunakan untuk mengimplemetasikan spesifikasi login sistem yang telah dibuat.
  2. Memilih dan memeriksa setiap perlatan komputer yang dibutuhkan dalam proses pengembangan maupun implementasi dan pemeliharaan sistem.
  3. Memperhitungkan kebutuhan sumber daya manusia yang nantinya akan terlibat didalam operasional sistem dengan cara melakukan pemeliharaan maupun pelatihan serta penyuluhan terhadap personil yang terlibat.

F. Waktu Pelaksanaan
Pelaksanaan penelitian dilaksanakan mulai dari bulan Junisampai dengan bulan Agustus 2016. Rincian kegiatan yang akan dilaksanakan.

No.
Kegiatan
Juni
Juli
Agustus
I
II
III
IV
I
II
III
IV
I
II
III
IV
1. Pengumpulan Data  v
2. Observasi  v  v  v
3. Perancangan Aplikasi  v  v  v  v  v
4. Implementasi dan pengujian  v  v  v
5. Laporan  v  v  v


Demikian contoh proposal yang kami paparkan semoga bisa membantu anda untuk dijadikan referensi, sukses menulis proposalnya sobat !







2 comments

avatar

Makasih Infonya

jadi ada bayangan buat bikin proposal penelitian saya

Balas
avatar
Balas