JURNAL : Implementasi Analisa Teknikal untuk Otomatisasi Currency Market

JURNAL : Implementasi Analisa Teknikal untuk Otomatisasi Currency Market

Implementasi Analisa Teknikal untuk Otomatisasi Currency Market
ABSTRAK - Analisa teknikal dalam dunia online forex trading sering digunakan untuk membantu seorang trader dalam mengambil keputusan jual beli. Analisa teknikal menggunakan data – data dan metode – metode statistik berdasarkan hitungan matematis berdasarkan data histori harga, waktu dan rumus dengan berbagai indikator sebagai tool untuk penerapannya. Selain teknik analisa, juga diperlukan konsistensi dalam pengambilan keputusan dimana seorang trader sering mengalami kerugian karena berbagai macam faktor psikologis seperti emosi, frustasi, lelah dan lain sebagainya. Oleh karena itu diperlukan suatu aplikasi yang dapat membantu trader tanpa dipengaruhi faktor psikologis tersebut dan tentunya menggunakan berbagai macam analisa teknikal. Indikator yang digunakan dalam logika program adalah Moving Average, Relative Strength Index dan MACD(Moving Average Convergence Divergence). Aplikasi ini akan melakukan trading secara otomatis dan mampu melakukan trading tanpa seorang trader harus memantau pergerakan harga selama 24 jam karena telah diberikan logic dengan menggunakan bahasa pemrograman MQL 4. Dengan adanya aplikasi ini maka dapat mengurangi pengaruh faktor psikologis seorang trader yang bisa menyebabkan analisa yang dilakukan secara teknikal menjadi tidak konsisten dan pada akhirnya bisa menguji tingkat keberhasilan strategi yang digunakan.. 

Kata kunci: Analisa Teknikal, MQL 4, Forex 


PENDAHULUAN - Analisa teknikal dalam forex trading menjadi salah satu analisa yang paling banyak dipakai oleh seorang trader untuk menganalisa pergerakan pasar sebelum memutuskan untuk melalukan transaksi. Saat menganalisa pergerakan pasar akan ditemukan pola atau patern yang berulang – ulang sehingga bilamana dapat mengetahui pola tersebut kemungkinan untuk mendapatkan keuntungan lebih besar. Akan tetapi dalam bertransaksi, ada banyak kesalahan trading yang menyebabkan para trader pemula sering mengalami kerugian, hal tersebut bisa terjadi karena banyak faktor seperti faktor emosi dan psikologis, karena belum terlalu memahami apa yang mereka lakukan dengan baik dan mungkin bisa jadi karena para trader masih tergolong baru dan belum berpengalaman dalam bidang yang digeluti.Persiapan psikologis sangat penting ketika seorang trader ingin mencapai hasil yang stabil dan lebih baik. Pemilihan teknik dan metode juga perlu dipersipakan dan diuji secara matang sehingga mempunyai tingkat keakuratan yang cukup tinggi. Bagi seorang pemula memerlukan kesabaran dan ketelitian yang sangat tinggi dalam melakukan keputusan masuk pasar. Selama hari-hari pertama trading dapat memulai menganalisis strategi trading yang dilakukan dan terdapat situasi ketidaksiapan dan kurangnya rasa percaya diri. Setiap trader dituntut untuk disiplin diri, kontrol atas emosi, dan kemampuan untuk membuat keputusan yang telah dipertimbangkan dengan menggunakan analisa teknikal dan metode yang telah disiapkan. Berdasarkan permasalahan diatas untuk mengurangi faktor psikologis yang mempengaruhi para trader dalam mengambil keputusan jual beli di pasar forex, maka dibuatlah aplikasi untuk otmatisasi keputusan jual beli di pasar perdagangan forex tanpa campur tangan terlalu banyak dari trader. Otomatisasi ini menggunakan bahasa MQL (Metaquote Language) versi 4 yang digunakan pada platform Metatrader. Aplikasi ini adalah program untuk mengotomasi trading berdasarkan logika - logika dan paramater - parameter tertentu yang sudah tersedia dalam Mql4. Aplikasi yang dibuat akan melakukan operasi jual beli dengan parameter indikator MA(Moving Average) yang dipadukan dengan indikator RSI (Relative Strength Index) untuk mendeteksi area Overbought atau Oversold dan MACD (Moving Average Convergence Divergence). Moving Average merupakan alat yang berguna untuk memindai situasi tren, apakah tren baru mulai bergerak ke suatu arah atau sudah mulai berakhir [1]. RSI merupakan salah satu alat analisis yang digunakan untuk studi momentum memindai gerak harga di pasar dalam kaitannya dengan usaha melihat kemungkinan adanya pembalikan arah gerak harga, identifikasi area support resistence [1]. MACD merupakan indikator momentum yang menunjukan hubungan antara 2 moving average dari gerakan harga selama jangka waktu tertentu [2].


DOWNLOAD JURNAL