Jurnal: Prediksi Tingkat Kompetensi Profesional Pendidik Menggunakan Sistem Inferensi Fuzzy Metode Tsukamoto

Jurnal: Prediksi Tingkat Kompetensi Profesional Pendidik Menggunakan Sistem Inferensi Fuzzy Metode Tsukamoto

Jurnal: Prediksi Tingkat Kompetensi Profesional Pendidik Menggunakan Sistem Inferensi Fuzzy Metode Tsukamoto


Abstract 

The competence of a teacher is absolutely necessary to demonstrate the quality of teachers in the exercise of his profession. These competencies will be realized in the form of mastery of the knowledge and professionalism. Professional competence is one of competence as set forth in UUGD 2005 that has several components. In this study applied fuzzy inference system Tsukamoto method to predict the level of teachers’s proffesional competence. Expected with this system, the level of professional competence of teachers can be predicted by entering the scores from professional competencies supporting components. 

Keywords: professional competence, Tsukamoto fuzzy inference system

Pendahuluan

Kompetensi berarti kewenangan (kekuasaan) untuk menentukan atau memutuskan sesuatu hal (Kamus Umum Bahasa Indonesia). Selain itu disebutkan juga bahwa kompetensi adalah kemampuan, kecakapan dan ketrampilan yang dimiliki seseorang berkenaan dengan tugas jabatan maupun profesinya [7]. Kompetensi pendidik (dalam hal ini guru) meliputi empat macam yaitu kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi sosial, dan kompetensi profesional (Undang-undang No 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen). Penilaian portfolio merupakan salah satu alat uji kompetensi. Portofolio adalah bukti fisik (dokumen) yang menggambarkan pengalaman berkarya/prestasi yang dicapai selama menjalankan tugas profesi sebagai guru dalam interval waktu tertentu dalam kaitannya dengan sertifikasi guru [2]. Menurut UU No 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, kompetensi professional merupakan kemampuan penguasaan materi pengajaran secara luas dan mendalam.Sedangkan menurut Prof. Tjokorde Raka Joni seperti yang dikutip oleh [1] merumuskan kompetensi profesional, artinya bahwa guru harus memiliki pengetahuan yang luas serta dalam tentang subject matter (bidang studi) yang akan diajarkan, serta penguasaan metodologis dalam arti memiliki pengetahuan konsep teoritik, mampu memilih metode yang tepat, serta mampu menggunakannya dalam proses belajar mengajar. 

Peneliti: Tito Pinandita

Untuk lebih lengkapnya silahkan download di link berikut:
Jurnal: Prediksi Tingkat Kompetensi Profesional Pendidik Menggunakan Sistem Inferensi Fuzzy Metode Tsukamoto