JURNAL : Sistem Pengoreksi Lembar Jawab Pilihan Ganda Berbasis Citra Menggunakan Webcam

JURNAL : Sistem Pengoreksi Lembar Jawab Pilihan Ganda Berbasis Citra Menggunakan Webcam

JURNAL : Sistem Pengoreksi Lembar Jawab Pilihan Ganda Berbasis Citra Menggunakan Webcam
ABSTRAK - Saat ini penggunaan Lembar Jawab Komputer (LJK) mengalami peningkatan. Banyak bidang menganggap LJK menjadi sebuah kebutuhan sehingga informasi di dalam LJK menjadi sangat berharga. Oleh sebab itu, alat pengoreksian otomatis dibutuhkan dengan akurasi dan kecepatan tinggi. Harga alat pengoreksian otomatis yang tersedia di pasaran saat ini masih tinggi sehingga dibutuhkan alat alternatif. Prinsip kerja alat terbagi menjadi beberapa bagian yaitu mengumpan LJK, pengambilan citra, pengolahan citra, dan pencatatan hasil. Alat alternatif dirancang menggunakan printer bekas sebagai pengumpan dokumen otomatis dan webcam sebagai pengambil citra. High Power Led digunakan untuk membantu pencahayaan. OpenCV, FLTK, dan LibXL merupakan pustaka pendukung perangkat lunak. Perangkat lunak ini bertugas sebagai pengolah citra dan pencatat hasil. Alat ini dapat memroses 3,7 LJK setiap menitnya dengan tingkat keberhasilan pengumpan dokumen otomatis sebesar 42,4%. Alat ini mempunyai akurasi sebesar 99,9% yang diperoleh dari 5 kali pengujian 80 citra LJK. Alat ini dapat mendeteksi kesalahan berupa LJK terputar, terbalik, jawaban ganda, dan tidak ada jawaban.
Kata Kunci LJK, openCV, template matching.


PENDAHULUAN - Penggunaan Lembar Jawab Komputer (LJK) mengalami peningkatan di berbagai institusi seperti pendidikan, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), badan usaha pemerintah, dan swasta. Menyadari pentingnya fungsi LJK, informasi dalam LJK harus terekam sempurna. Pengoreksian LJK dalam jumlah besar membutuhkan alat otomatis (Software LJK, 2014). Alat otomatis sudah tersedia di pasaran. Harga yang ditawarkan masih terbilang tinggi. Hal ini memberatkan untuk institusi menengah ke bawah. Oleh sebab itu, sistem alternatif dibutuhkan sebagai pengganti alat otomatis. Prinsip dasar sistem ini ialah data masuk, pengambilan citra, pengolahan citra, dan perekaman data. Kecepatan, akurasi, dan praktis menjadi faktor pengukur keberhasilan sistem. Penggunaan scanner sebagai pengontrol data masuk dan pengambilan citra (Wibowo, 2012, Ermundari, 2013) dapat diganti menggunakan printer dan webcam untuk lebih praktis dan menekan harga. Perangkat keras dapat dibuat dengan estimasi harga tidak lebih dari satu juta rupiah dan terdiri dari komponen yang mudah diperoleh.

DOWNLOAD JURNAL