JURNAL : Perancangan Sistem Transfer Energi Secara Wireless Dengan Menggunakan Teknik Resonansi Induktif Medan Elektromagnetik

JURNAL : Perancangan Sistem Transfer Energi Secara Wireless Dengan Menggunakan Teknik Resonansi Induktif Medan Elektromagnetik

JURNAL : Perancangan Sistem Transfer Energi Secara Wireless Dengan Menggunakan Teknik Resonansi Induktif Medan Elektromagnetik
ABSTRAK - Energi listrik merupakan salah satu kebutuhan pokok yang sangat penting dalam kehidupan manusia saat ini, di mana sampai saat ini pengiriman energi listrik komersial tegangan rendah 220 volt masih mempergunakan kabel listrik. Salah satu cara pengiriman atau transfer energi listrik yang terus dikembangkan sampai saat ini adalah transfer energi listrik wireless. Transfer energi listrik wireless memiliki beberapa kelebihan dibandingkan menggunakan kabel yaitu dapat meningkatkan kenyamanan dalam penggunaan peralatan listrik dan dapat mengurangi jumlah sampah elektronik. Metode yang digunakan untuk transfer energi wireless pada tugas akhir ini menggunakan teknik resonansi induktif medan elektromagnetik. Pengguna membuat dua buah kumparan tembaga berbentuk selenoid yang digunakan untuk menghasilkan induktansi bersama. Rangkaian transfer energi listrik wireless terdiri dari dua yaitu rangkaian pengirim dan rangkaian penerima. Rangkaian pengirim terdiri dari rangkaian LC osilasi dan rangkaian penerima merupakan penggabungan beberapa komponen elektronika.
Realisasi alat bekerja dengan baik dengan pengaturan komponen yang sesuai. Namun pengaruh jarak dan sudut kemiringan antar kumparan sangat mempengaruhi nilai energi listrik yang mampu ditransfer. Semakin jauh jarak antar kumparan, maka semakin kecil energi yang mampu ditrasfer, demikian juga dengan sudut kemiringan kumparan. Semakin miring sudut kumparan penerima, maka semakin kecil energi listrik yang dihasilkan.
Kata kunci : induktansi bersama, kumparan tembaga, rangkaian pengirim, rangkaian penerima, transfer energi wireless.

PENDAHULUAN - Energi listrik merupakan salah satu kebutuhan pokok yang sangat penting dalam kehidupan manusia saat ini, di mana sangat banyak aktifitas manusia menggunakan energi listrik. Sampai saat ini pengiriman energi listrik komersial tegangan rendah 220 volt masih mempergunakan kabel listrik.
Pengiriman energi listrik wireless pertama kali dibuktikan oleh Nikola Tesla pada tahun 1893. Nikola Tesla melakukan penelitian transfer energi wireless dengan membangun menara Wardenclyffe di Shoreham, Long Island, yang berfungsi sebagai sarana telekomunikasi nirkabel dan pengiriman daya listrik[1]. Nikola Tesla mampu mengirimkan energi listrik wireless dari menara Wardenclyffe untuk menyalakan sebuah lampu pijar. Upaya pengembangan transfer energi listrik wireless terus dikembangkan namun relative tidak memberikan hasil yang memadai sampai pada tahun 2007 para peneliti dari MIT mendemonstrasikan pengiriman energi listrik wireless yang diberi nama WiTricity. Pada penelitian tersebut, energi listrik dengan daya 60 Watt dapat ditransfer secara nirkabel pada jarak sekitar 2 meter dengan efisiensi mencapai 40%[2].

DOWNLOAD JURNAL