JURNAL : PENGEMBANGAN & KELAYAKAN MEDIA PEMBELAJARAN MICROSOFT WORD 2007 SEBAGAI SUMBER BELAJAR DI SMP NEGERI 5 SUKOHARJO KELAS VIII

JURNAL : PENGEMBANGAN & KELAYAKAN MEDIA PEMBELAJARAN MICROSOFT WORD 2007 SEBAGAI SUMBER BELAJAR DI SMP NEGERI 5 SUKOHARJO KELAS VIII

JURNAL : PENGEMBANGAN & KELAYAKAN MEDIA PEMBELAJARAN MICROSOFT WORD 2007 SEBAGAI SUMBER BELAJAR DI SMP NEGERI 5 SUKOHARJO KELAS VIII
Abstrak - Penelitian ini bertujuan (1) untuk menghasilkan media pembelajaran Microsoft Word 2007 dan (2) mengetahui seberapa layak media pembelajaran tersebut digunakan untuk SMP Negeri 5 Sukoharjo di kelas VIII mata pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan. Subjek penelitian adalah 2 ahli media, 3 ahli materi, serta siswa kelas VIII SMP Negeri 5 Sukoharjo. Desain penelitian mengacu model pengembangan ADDIE. Jenis data kuantitatif dan kualitatif. Pengumpulan data dengan angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, (1) penelitian ini menghasilkan media pembelajaran Microsoft Word 2007 sebagai sumber belajar pada mata pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi. (2) media pembelajaran Microsoft Word 2007 diketahui layak digunakan sebagai media pendukung pembelajaran di SMP Negeri 5 Sukoharjo kelas VIII berdasarkan penilaian ahli materi, mencapai nilai rata-rata 146,67 dengan presentase 91,67% (sangat layak). Berdasarkan penilaian ahli media, mencapai nilai rata-rata 133 dengan presentase 83,13% (layak). Berdasarakan uji coba media pembelajaran di SMP Negeri 5 Sukoharjo yang melibatkan 128 siswa, diperoleh nilai rata-rata 117,97 dengan presentase 87,39% (sangat layak).
Kata Kunci : Uji Kelayakan, Media Pembelajaran, Microsoft Word 2007, Sumber Belajar

PENDAHULUAN
Usaha untuk memajukan negara Indonesia salah satunya melalui bidang pendidikan. Peningkatan mutu pendidikan akan berpengaruh terhadap meningkatnya kualitas sumber daya manusia, banyaknya jumlah penduduk Indonesia mempunyai potensi untuk memiliki tenaga-tenaga ahli di berbagai bidang. Usaha-usaha peningkatan mutu pendidikan telah banyak dilakukan, diantaranya adalah dengan adanya desentralisasi
pendidikan, managemen berbasis sekolah (MBS) yang merupakan hasil desentralisasi pendidikan, sertifikasi guru atau pendidik, akreditasi sekolah, munculnya Sekolah Standar Nasional (SSN), Sekolah Standar Internasional (SSI). Peningkatan guru atau pendidik adalah salah satu hal yang dirasa paling penting,

DOWNLOAD JURNAL