JURNAL : MODEL METRIC UNTUK MENGUKUR FLEKSIBILITAS MODEL PROSES BISNIS

JURNAL : MODEL METRIC UNTUK MENGUKUR FLEKSIBILITAS MODEL PROSES BISNIS

JURNAL : MODEL METRIC UNTUK MENGUKUR FLEKSIBILITAS MODEL PROSES BISNIS
ABSTRAK - Organisasi bisnis dunia saat ini banyak memanfaatkan sistem informasi digital untuk memberikan pemahaman mengenai manajemen proses bisnis yang mereka jalani. Pemanfaatan sistem Enterprise Resource Planning (ERP) merupakan contoh teknologi dalam manajemen proses bisnis. Melalui sistem ini perusahaan dapat membangun dan mengembangkan proses bisnis. Selain itu, perusahaan juga dapat menyesuaikan proses bisnis secara cepat terhadap perubahan yang terjadi seiring bertambahnya kebutuhan dan informasi, berubahnya kondisi pasar, atau perubahan kebijakan. Sehubungan dengan perubahan proses bisnis yang sering terjadi, maka aspek fleksibilitas terhadap model proses yang dibangun harus ditingkatkan. Dalam mendukung peningkatan fleksibilitas tersebut tentunya dibutuhkan sebuah model untuk mengukur tingkat flesibelitas model proses bisnis. Model tersebut yang kemudian dapat digunakan oleh analis untuk melakukan perbandingan sehingga dapat diperoleh model proses bisnis yang paling fleksibel dan cocok dengan perusahaan. Hal ini dapat dianalisa dengan melibatkan aspek-aspek fleksibel yang telah diteliti pada penelitian-penelitian sebelumnya. Dalam paper ini akan dilakukan penelitian mengenai aspek fleksibitas dalam model proses bisnis untuk menghasilkan model metric yang dapat melakukan kuantifikasi tingkat fleksibilitas pada model proses bisnis. Model metric yang dihasilkan pada penelitian ini mampu melakukan perhitungan fleksibelitas pada model proses bisnis secara kuantitatif.
Kata kunci: ERP, fleksibilitas, metadata, model metric, model proses bisnis, variasi

PENDAHULUAN - Dalam beberapa tahun terakhir, teknologi manajemen proses bisnis semakin banyak digunakan sejalan dengan banyaknya proses bisnis yang ada. Dengan memanfaatkan teknologi ini, suatu perusahaan dapat membangun dan memperbarui setiap informasi yang ada di dalam proses bisnisnya secara cepat termasuk pada repositori model prosesnya, sehingga setiap pelayanan yang diberikan oleh perusahaan tersebut dapat berubah dengan cepat. Perubahan tersebut dapat terjadi dikarenakan adanya perubahan kebijakan atau dapat juga dikarenakan perubahan kondisi pasar [1]. Meningkatnya penggunaan teknologi manajemen proses bisnis dapat dilihat dari banyaknya perusahaan-perusahaan yang menggunakan otomasi kinerja perusahaan. ERP merupakan contoh nyata dari penggunaan teknologi manajemen proses bisnis.

DOWNLOAD JURNAL