JURNAL : SISTEM INFORMASI PERSEDIAAN OBAT BERBASIS MULTIUSER PADA APOTEK

JURNAL : SISTEM INFORMASI PERSEDIAAN OBAT BERBASIS MULTIUSER PADA APOTEK

SISTEM INFORMASI PERSEDIAAN OBAT BERBASIS MULTIUSER PADA APOTEK
ABSTRAK - Apotek Jangli Jl. Jangli 46 C Semarang merupakan salah satu Apotek yang bergerak di bidang penjualan obat. Sistem informasi dalam pengolahan persediaan barang menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan, karena persediaan yang terlalu banyak dapat mengakibatkan kerusakan barang. Apotek Jangli membutuhkan sistem informasi dalam pengolahan data guna mempermudah dan memperlancar kinerja apotek Metode penelitian yang digunakan adalah model Penelitian Pengembangan (R&D). Jenis data yang digunakan adalah data kualitatif dan kuantitatif. Kesimpulan dari penelitian ini adalah (1) Sistem ini dapat memudahkan pengecekan stok obat yang masuk ataupun keluar sehingga tidak terjadi kekeliruan dalam pencatatan stok akhir, (2) Petugas dapat dengan mudah melihat stok minimal obat dan tanggal kadaluarsa obat, (3) Mempermudah petugas melihat perkembangan persediaan obat yang dilakukan setiap transaksi sehingga meningkatkan efektivitas dan efisiensi kerja terutama dalam menghasilkan laporan. 

Kata Kunci: Sistem Informasi, Persediaan, Database MySql, Visual Basic


PENDAHULUAN - Sistem Multiuser adalah suatu sistem yang dimana lebih dari satu user menggunakan database yang terintegrasi, sehingga masingmasing user bisa menggunakan informasi yang ada secara individu dalam waktu yang bersamaan. Penerapan sebuah sistem informasi yang berbasis multiuser dan database telah banyak digunakan oleh perusahaan dan instansi baik negeri maupun swasta, karena hal ini menjadi suatu kebutuhan yang penting bagi perusahaan untuk proses pengolahan data dan meningkatkan kelancaran kerja. Sekarang ini masih banyak apotek yang menggunakan sistem manual, dengan mencatat semua kegiatan pada buku besar, tetapi juga sudah ada apotek yang menggunakan sistem konvensional yaitu semi-manual dalam mengolah datanya. Salah satu apotek yang masih menggunkan sistem manual dalam pengolahan datanya adalah Apotek Jangli. Apotek Jangli yang bergerak dibidang penjualan obat berada di Jl. Jangli 46 C Telp (024)-8502583, Semarang. Jumlah karyawan apotek ada 5 ( lima ) yaitu 1 orang Apoteker Pengelola Apotek (APA), 1 orang Apoteker Pendamping (APING), 2 orang Asisten Apoteker (AA), dan 1 orang Administrasi dengan waktu kerja pagi dan sore. Transaksi dan data yang semakin banyak menimbulkan permasalahan dan kendala dalam proses pengontrolan obat dikarenakan semua kegiatan masih dilakukan secara manual (tulis tangan). Permasalahan yang terjadi, pada saat barang datang maupun keluar dicatat dalam buku besar barang masuk dan keluar, kegiatan ini sering mengalami kendala seperti data yang sudah tercatat terkadang dicatat kembali oleh karyawan lain (penggandaan data) dan ada juga data yang belum tercatat. Permasalahan tersebut berpengaruh juga terhadap proses pengontrolan/pengecekan obat, dikarenakan data yang dicatat terkadang tidak sesuai/hilang, dan harus merekap ulang lagi. Laporan yang dihasilkanpun belum cukup mamadai laporan untuk menunjang kelancaran kegiatan usaha.


DOWNLOAD JURNAL