JURNAL : PERANCANGAN MAIL SERVER INTRANET BERBASIS WEB BASE DENGAN OPTIMALISASI OPERASI SISTEM CLIENT

JURNAL : PERANCANGAN MAIL SERVER INTRANET BERBASIS WEB BASE DENGAN OPTIMALISASI OPERASI SISTEM CLIENT

PERANCANGAN MAIL SERVER INTRANET BERBASIS WEB BASE DENGAN OPTIMALISASI OPERASI SISTEM CLIENT
ABSTRAK - Sistem operasi Windows 7 merupakan operasi sistem berbasis client, atau sebagai home edition. Yang biasa digunakan oleh pengguna dan bukan sebagai sebuah server. Dengan pemanfaatan system operasi ini dijadikan server instansi maupun coorperate tidak perlu lagi menggunakan system operasi berbasis server yang harus mengeluarkan dana untuk membeli lisensi sebuah server. E-mail server adalah sebuah system server yang dapat melayani penyimpanan mail secara kolektif terhadap mail-mail client. Mail berfungsi menyampaikan informasi kepada setiap pengguna tanpa memerlukan sebuah media cetak dan sifatnya akan selalu tersimpan kecuali pengguna melakukan penghapusan, dengan system ini pengguna dapat melakukan informasi secara bersama-sama. Pembangunan mail server agak berbeda dengan pembangunan mail server pada waktu sebelum-sebelumnya, ini dilihat dari sistem operasi komputer server windows yang digunakan. Ini karena saat windows mengeluarkan windows server 2008 dalam pembangunan mail server versi ini tidak menyediakan Protokol POP 3 (Post Office Protocol versi 3) sudah tidak tersedia lagi di dalam sistem operasi windows server mulai dari windows server 2008. Untuk membangun mail server di server windows mau tidak mau harus menggunakan aplikasi mail server melalui vendor penyedia layanan aplikasi POP 3. Dengan mail berbasis web base pengguna dapat menggunakan sebuah aplikasi web browser tanpa meyimpan histori mail yang telah digunakan oleh pengguna lain. Dengan system operasi berbasis client yaitu windows 7 dapat dimaksimalkan untuk menjadi server.

Kata kunci : Windows 7, Mail server, Web Base. 


PENDAHULUAN - Spesifikasi pada sistem operasi pada produk microsoft Windows mempunyai perbedaan pada fungsinya. Dikarenakan spesifikasi pada fungsi inilah akan bergantung pada harga yang dikeluarkan oleh sebuah instansi maupun perorangan dalam memiliki produk sistem operasi yang dikeluarkan oleh vendor Microsoft ini. Jika spesifikasi sistem operasi microsoft Windows mampunyai spesifikasi fungsi khusus maka harga akan berbeda dengan sistem operasi pada produk microsoft Windows yang memiliki spesifikasi secara umum. Berbeda jika berbicara dengan sistem operasi open source, didalam sistem operasi open source dapat dikatakan sistem operasi ini berada pada posisi tengah-tengah. Dalam artian sistem operasi ini dapat difungsikan sebagai khusus dan dapat difungsikan sebagai umum, tergantung dari si penggunanya. Bedanya lagi sistem operasi open source masih dalam presentasi untuk mendapatkannya bersifat free lisence, jadi si pemakai produk sistem operasi ini dapat menggunakan tanpa memperhitungkan dana yang dikeluarkan dalam mendapatkan sistem operasi ini. Selanjutnya strategi bagaimanakah yang harus digunakan oleh sebuah instansi dalam membangun infrastruktur jaringan komputer dengan memanfaatkan sistem operasi berbasis microsoft Windows atau mungkin dengan memaksimalkan spesifikasi sistem operasi vendor ini yang fungsinya secara umum tetapi dapat difungsikan secara khusus. Dalam artiannya adalah bagaimana memanfaatkan sistem operasi yang biasanya digunakan sebagai client tetapi dapat diolah fungsikan sebagai server dengan tidak mengganti sistem operasi yang telah dimiliki. Tetapi hanya cukup menyediakan perangkat komputernya saja dengan kata lain hardwarenya yang harus terpenuhi.


DOWNLOAD JURNAL