JURNAL : Perancangan Aplikasi Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) Laboratorium

JURNAL : Perancangan Aplikasi Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) Laboratorium

Perancangan Aplikasi Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) Laboratorium
ABSTRAK - RKA digunakan untuk mendaftarkan dan merencanakan program-program kerja dan anggaran tiap-tiap unit, agar pengalokasian keuangan lembaga dapat selalu terencana. Penyusunan RKA juga dilakukan di STMIK STIKOM Bali, khususnya oleh unit atau bagian laboratorium. Laboratorium memiliki sub unit sejumlah sembilan lab. Hal ini sangat merepotkan kepala laboratorium ketika harus menyatukan seluruh RKA yang telah dibuat oleh seluruh sub unit. Tiap-tiap unit menyusun RKA dalam format excel, kemudian RKA tersebut dikumpulkan kepada Kepala Laboratorium, untuk selanjutnya dipresentasikan mengenai kegiatan-kegiatan yang sudah direncanakan. Setelah kegiatan-kegiatan tersebut dipresentasikan dan disetujui, maka selanjutnya adalah memasukkan anggaran yang berkaitan dengan kegiatan-kegiatan yang sudah direncanakan tersebut. Sistem informasi Rencana Kerja dan Anggaran adalah sistem informasi yang digunakan dalam mengajukan usulan kegiatan dan perkiraan biaya yang dibutuhkan. Namun, sebelum sistem informasi RKA dikembangkan, perlu dilakukannya perancangan sistem terlebih dahulu. Analisis dan perancangan akan dibuat dengan detail dalam dokumen perancangan, yang sering disebut dengan Deskripsi Perancangan Perangkat Lunak (DPPL). DPPL terdiri dari dokumentasi perancangan yang akan dijadikan dasar untuk melakukan tahapan implementasi sistem nantinya. 

Kata kunci: RKA, laboratorium, SKPL, DPPL


PENDAHULUAN - Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) merupakan tahap awal dari rangkaian pelaksanaan suatu kegiatan. RKA digunakan untuk mendaftarkan dan merencanakan program-program kerja dan anggaran tiap-tiap unit, agar pengalokasian keuangan lembaga dapat selalu terencana. Lebih dari itu dengan adanya RKA ini setiap unit diharapkan mampu merencanakan kegiatan-kegiatannya di tahun ajaran mendatang, sehingga dapat dikelola dengan baik oleh unit itu sendiri. Penyusunan RKA juga dilakukan di STMIK STIKOM Bali, khususnya oleh unit atau bagian laboratorium. Laboratorium memiliki sub unit sejumlah sembilan lab. Hal ini sangat merepotkan kepala laboratorium ketika harus menyatukan seluruh RKA yang telah dibuat oleh seluruh sub unit. Tiap-tiap unit menyusun RKA dalam format excel, kemudian RKA tersebut dikumpulkan kepada Kepala Laboratorium, untuk selanjutnya dipresentasikan mengenai kegiatan-kegiatan yang sudah direncanakan. Setelah kegiatan-kegiatan tersebut dipresentasikan dan disetujui, maka selanjutnya adalah memasukkan anggaran yang berkaitan dengan kegiatan-kegiatan yang sudah direncanakan tersebut. Namun seiring dengan berkembangnya teknologi informasi dan kebutuhan untuk mengelola informasi dari data RKA tersebut, pihak Laboratorium mengusulkan untuk pembuatan sistem informasi yang mampu menangani pengelolaan RKA tersebut, yang mampu memberi laporan yang bisa membantu dalam mengelola dan mengkoordinasikan RKA tiap-tiap sub unit. Pengguna dari sistem itu sendiri adalah seluruh bagian di Laboratorium STMIK STIKOM Bali. Sistem informasi diharapkan bisa digunakan tanpa terbatas ruang dan waktu, sehingga pengguna bisa memasukkan data RKA di rumah maupun di kantor. Oleh karena itu, sistem informasi yang tepat digunakan harus bisa diakses secara online atau berbasis web. Sistem informasi Rencana Kerja dan Anggaran adalah sistem informasi yang digunakan dalam mengajukan usulan kegiatan dan perkiraan biaya yang dibutuhkan. Namun, sebelum sistem informasi tersebut dikembangkan, perlu dilakukannya perancangan sistem terlebih dahulu. Oleh karena itu, penelitian ini akan fokus terhadap analisis dan perancangan aplikasi Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) Laboratorium STMIK STIKOM Bali. Analisis dan perancangan akan dibuat dengan detail dalam dokumen perancangan, yang sering disebut dengan Deskripsi Perancangan Perangkat Lunak (DPPL). DPPL terdiri dari dokumentasi.


DOWNLOAD JURNAL