JURNAL : MULTIMEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF TUNTUNAN SHOLAT

JURNAL : MULTIMEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF TUNTUNAN SHOLAT

MULTIMEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF TUNTUNAN SHOLAT
ABSTRAK - Media dalam pembelajaran memiliki fungsi sebagai alat bantu untuk memperjelas pesan yang disampaikan guru sebagai alternatif untuk memecahkan masalah yang ada di Madrasah Tsanawiyah Miftahul Ma’arif, penggunaan multimedia pembelajaran diharapkan dapat membantu guru dan siswa secara efektif dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Membuat media pembelajaran berbasis flash untuk membantu sebagai perantara media memahami materi pelajaran sholat. (2) Menjelaskan materi tuntunan sholat dengan efek gambar dan suara yang menarik sehingga siswa dapat menerima materi dengan baik dan menyenangkan. (3) Siswa ditunjukkan gerakan dan bacaan sholat (4) Untuk meningkatkan prestasi siswa dalam pembelajaran tata cara sholat sehingga siswa dapat belajar dengan tuntas. Jenis penelitian menggunakan Metode R&D, metode yang gunakan antara lain metode deskriptif, evaluatif dan eksperimental. Hasil penelitian ini yaitu program aplikasi yang memiliki kemampuan memberikan gambaran gerakan shalat dengan penjelasan tentang hukum-hukum dalam shalat yang berupa teks yang berisi narasi yang penulis ambil dari sumber buku.

 Kata Kunci: Multimedia, Interaktif, Sholat


PENDAHULUAN - Dewasa ini terjadi perubahan paradigma pembelajaran dari yang berpusat pada guru ke yang berpusat pada peserta didik. Pembelajaran yang berpusat pada peserta didik menjamin terlaksananya pembelajaran bermakna. Para peserta didik didorong membangun sendiri pemahamannya, dan guru berperan sebagai fasilitator. Guru bukanlah satu-satunya sumber pengetahuan bagi peserta didik. Sebagai seorang guru profesional, guru memiliki lima tugas pokok, yaitu merencanakan pembelajaran, melaksanakan pembelajaran, mengevaluasi hasil pembelajaran, menindaklanjuti hasil pembelajaran, serta melakukan bimbingan dan konseling. Teknologi informasi tentunya dapat berperan pada kelima tugas pokok tersebut. Dalam proses belajar mengajar kehadiran media mempunyai arti yang cukup penting. Karena dalam kegiatan tersebut ketidakjelasan bahan yang disampaikan dapat dibantu dengan media sebagai perantara. Kerumitan yang akan disampaikan kepada anak didik dapat disederhanakan dengan bantuan media. Media dapat mewakili apa yang kurang guru ucapkan melalui kata-kata atau kalimat tertentu. Bahkan keabstrakan bahan dapat dikonkretkan dengan kehadiran media. (Syaiful Bahri, 1997) Mengingat pentingnya media dalam proses pembelajaran, diharapkan guru memiliki ketrampilan mengolah media. Media dalam pembelajaran memiliki fungsi sebagai alat bantu untuk memperjelas pesan yang disampaikan guru. Media juga berfungsi untuk pembelajaran individual dimana kedudukan media sepenuhnya melayani kebutuhan belajar siswa. Secara umum media memiliki kegunaan yaitu: memperjelas pesan agar tidak terlalu verbalistis, mengatasi keterbatasan ruang, waktu tenaga dan daya indra, menimbulkan gairah belajar, interaksi lebih langsung antara murid dengan sumber belajar, memungkinkan anak belajar mandiri sesuai dengan bakat dan kemampuan visual, auditori & kinestetiknya, memberi rangsangan yang sama, mempersamakan pengalaman & menimbulkan persepsi yang sama. Dengan demikian, anak didik lebih mudah mencerna bahan daripada tanpa bantuan media. (Sigit Prasetyo, 2007)

DOWNLOAD JURNAL