Jurnal : Analisis Probabilitas Autage MIMO OSTBC dan QSTBC Pada Kanal Slow Fading

Jurnal : Analisis Probabilitas Autage MIMO OSTBC dan QSTBC Pada Kanal Slow Fading

Analisis Probabilitas Autage MIMO OSTBC dan QSTBC Pada Kanal Slow Fading

Abstrak - Masalah gangguan pada kanal atau multipath fading dapat diatasi dengan sistem MIMO (Multiple Input Multiple Output). Sistem ini menggunakan sejumlah antena pengirim dan sejumlah antena penerima.Hal tersebut bertujuan untuk menjadikan sinyal pantulan sebagai penguat sinyal utama sehingga saling mendukung atau tidak saling menggagalkan. Selain itu sistem ini juga secara signifikan mampu meningkatkan troughput data dan range (jangkauan) komunikasi tanpa lebar pita (bandwidth) frekuensi dan daya pancar tambahan. Fading merupakan penurunan dan fluktuasi daya sinyal pada penerima. Fadingmenyebabkan kondisi dimana sinyal tidak dapat lagi dikenali pada proses pengembalian sinyal kedalam bentuk informasi. Fadingdapat dikategorikan kedalam dua bagian yaitu large-scle fading yang berkaitan dengan path-lossdan small-scale fading yang berkaitan dengan lintasan jamak antara pemancar dan penerima. Jika dipandang pada bagaimana pengaruh kanal pada dimensi waktu dan frekuensi mempengaruhi sinyal, maka kanal dapat dikelompokan kedalam kanal flat fadingdan kanal frequency selective fading. Sedangkan jika dipandang pada seberapa cepat sinyal yang dikirim mengalami perubahan bila dibandingkan dengan seberapa cepat perubahan darikanal, kanal dapat dikelompokkan ke dalam kanal yang fast fadingdan kanal slow fading. 

Kata kunci: Diversiti, Fading, Kapasitas


1. Pendahuluan
 Perkembangan teknologi dalam bidang informasi dan komunikasi telah menciptakan Pada sistem komunikasi nirkabel (wireless), transmisi sinyal dari pemancar ke penerima tidak bisa dihindarkan dari gangguan / noise yang terdapat pada lingkungan sekitarnya atau dalam sistem komunikasi dinamakan adanya sinyal interferensi dan fading. Seiring dengan kemajuan dibidang teknologi multimedia, peningkatan keperluan kecepatan data dan kualitas pelayanan pada sistem nirkabel, membutuhkan teknik untuk meningkatkan efesiensi spectrum dan memperbaiki keandalan link. Maka digunakanlah beberapa antena pada sisi pemancar ataupun sisi penerima. Salah satu teknik yang cukup populer dan dapat untuk mengatasi masalah yang terjadi pada komunikasi menggunakan kanal nirkabel adalah sistem MIMO (Multiple-Input Multiple-Output). MIMO merupakan pengembangan dari sistem multi antenna yang sudah ada, yaitu SIMO (Single- Input Multiple-Output), dan MISO (Multiple-Input Single-Output). MIMO (Multiple-input Multiple-Output) adalah sebuah sistem komunikasi tanpa kabel menggunakan M antena pengirim dan N antena penerima. Ide utamanya adalah mengirimkan runtun data berbeda menggunakan frekuensi pembawa yang sama. Dengan cara ini, diharapkan kapasitas sistem meningkat meski lebar bidang frekuensi tidak bertambah (Hui Chen, 2010)(Mahmudah, 2008). Selain itu, penggunaan MIMO juga diharapkan mampu meningkatkan keandalan komunikasi, yaitu dengan cara mengambil untung dari banyaknya kanal yang dilalui sinyal pada MIMO, sehingga dapat diambil sinyal paling baik dari kemungkinan sinyal buruk yang melalui banyak kanal tersebut (Mahmudah, 2008). Dengan karakteristik ini, MIMO menawarkan dua keuntungan utama, yaitu diversity gain dan multiplexing gain.


DOWNLOAD JURNAL


Kata Kunci : Jurnal, Jurnal Teknik Informatika, Jurnal Skripsi, Jurnal, Contoh Jurnal, Skripsi Teknik Informatika,Contoh Skripsi, Skripsi.