TIPS SUKSES KKN BUAT KAMU MAHASISWA SEMESTER AKHIR !

TIPS SUKSES KKN BUAT KAMU MAHASISWA SEMESTER AKHIR !

source : http://www.canberra.edu.au/current-students

Kuliah Kerja Nyata alias KKN? Yup, sebagian besar mahasiswa pasti pernah mengalaminya. Tinggal mau pilih KKN yang jenis apa. Soalnya banyak banget jenis KKN. Jenis KKN tergantung sama perguruan tinggi tempat kita menimba ilmu ya. Lamanya pun juga enggak sama, ada yang satu bulan, 40 hari atau dua bulan. Persiapan KKN pun pasti ribet ya, mulai dari koordinasi antar anggota kelompok, membuat program kerja, dan action di lapangan. Tentunya bisa jadi pengalaman seru dan berkesan ya, kalau emang sungguh-sungguh dan dari hati ngejalaninnya. Enggak hanya sekedar menggurkan tugas dan mata kuliah saja, akan tetapi KKN bisa jadi tempat belajar buat berhubungan dengan masyarakat secara langsung.

Bagaimana sih caranya biar sukses KKN? Tips berikut ini bisa kamu simak satu persatu, nih caranya:

1. Tentukan Jenis KKN yang mau dijalani

Hal yang pertama dan utama paling penting adalah menentukan jenis KKN yang mau dijalani.Caranya bagaimana? Cari informasi dulu, di perguruan tinggi tempat menimba ilmu ada jenis KKN apa saja dan bagaimana sistematika kerjanya. Misal buat kamu yang males buat ribet-ribet tentang admistrasi dan ngurus wilayah sendiri bisa ambil KKN lokasi. Biasanya KKN lokasi itu tempat dan teman satu team kita sudah ditentukan dari pusat, jadi bener-bener kejutan dan menggembleng mental. Ada nih jenis KKN yang bisa nentuin sendiri temen satu kelompok dan lokasinya di mana. Nilai plus nya sudah kenal teman satu kelompok dan tempatnya dekat, so bisa irit biaya harian. Nilai minusnya sebelumnya harus ribet ngurus administrasi dan tempat buat KKN sendiri. Ada lagi nih jenis KKN yang kita enggak harus ngeluarin uang, malah ada pendanaannya, namanya KKN vokasi. Tentunya buat KKN ini ada seleksinya.
Nah, misal ada tiga pilihan KKN di atas, temen-temen bisa milih mau yang mana. Tentunya diniatkan dari hati ya dan pertimbangin matang-matang nilai plus dan minusnya dari masing-masing KKN.


2. Ikuti Pembekalan KKN 

Yup, wajib nih buat temen-temen yang mau KKN buat ikut pembekalan KKN. Di sesi ini bakal dijelasin tentang teknis di lapangan nanti dan laporan yang akan dibuat setelah KKN selesai. Walaupun udah dapet buku panduan KKN, wajib ya buat ikut pembekalan KKN. Seenggaknya biar dapat gambaran apa itu KKN dan gimana nanti di lapangan.

3. Jaga Komunikasi 

Kalau udah dapet pembekalan, hal yang tak kalah pentingnya adalah menjaga komunikasi. Yup, yang dimaksud komunikasi di sini adalah komunikasi sama temen satu team, dosen pembimbing, sama masyarakat yang buat tempat KKN ya. Menjaga komunikasi dengan temen satu team, yah tujuannya biar selama menjalani KKN itu nyaman dan menyenangkan. Meski kadang realita di lapangan pasti ada kejadian beda pendapat atau kurang cocok dengan pribadi dengan teman satu team. Selain itu, tujuannya biar program kerja yang udah dibuat bisa berjalan dengan baik. Biasanya nih, di awal-awal masih pada jaim-jaiman antar anggota team, tapi setelah 15 hari, semua sifat asli dari individu bakalan kelihatan. Maka dari itu perlu dijaga komunikasi antar anggota.
Berikutnya menjaga komunikasi dengan dosen pembimbing. Sudah tentu ini hal yang wajib ya, karena bisa dikatakan salah satu nasib nilai KKN kita ada di tangan dosen pembimbing, selain itu biar kalau ada kendala di lapangan yang tidak bisa ditangani bisa dikomunikasikan secara langsung dengan dosen pembimbing.
Yang tidak kalah pentingnya menjaga komunikasi dengan perangkat desa di tempat KKN dan masyarakat sekitar ya. Bangun citra yang baik ya di masyarakat dan perangkat desa, tujuannya biar program kerja bisa berjalan dengan baik, dan menjalin silaturahmi dengan masyarakat sekitar.

4. Susun Program Kerja yang Jelas dan Realistis

Penting nih, buat program kerja yang jelas dan realistis. Susun program kerja yang menjadi kebutuhan di daerah tersebut dan memungkinkan untuk dilaksanakan. Misalnya di desa X belum ada kegiatan pengelolaan sampah dengan baik. Masalah ini bisa dimasukkan ke dalam program kerja, yaitu sosialisasi pentingnya pengelolaan sampah dengan jalan memisahkan sampah organik dan anorganik. Kemudian mengadakan bank sampah di desa tersebut dengan sasaran program yaitu bapak-bapak, ibu-ibu, dan remaja. Program ini bertujuan untuk mengolah sampah menjadi bernilai jual dan tentunya membuat lingkungan menjadi bersih. Tentunya dengan memperhatikan hal-hal apa saja yang diperlukan dan bagaimana cara mendirikannya.
Sedangkan program kerja yang tidak realistis contohnya membangun jembatan desa dari bahan beton. Nah, kenapa ini enggak realistis? Karena biayanya sangat banyak. Tentu sebagai mahasiswa sangat memberatkan bukan?

 Program kerja harus dirancang sebaik mungkin dan sedetail mungkin. Buat program kerja yang bermanfaat dalam jangka panjang, jadi pas KKN sudah selesai, program kerja dari mahasiswa KKN masih berlangsung dan dilaksanakan oleh warga. Susun program kerja jangan banyak-banyak juga jangan terlalu sedikit. Yang sedang-sedang saja. Usahakan ada satu program kerja unggulan. Catat waktu pelaksanaan, tempat, penanggungjawab, bagaimana teknis pelaksanaannya serta sasarannya siapa program kerja tersebut. Hal ini sangat penting buat pedoman melangkah selama KKN berlangsung. Jangan lupa selalu adakan evaluasi setelah program kerja terlaksana ya.

5. Jalin Silaturahmi

KKN selesai bukan berarti pertemanan atau kekeluargaan selama KKN juga selesai ya. Tetep jalin silaturahmi dengan temen satu team, warga sekitar, sama dosen pembimbing. Selain nambah saudara, hal ini tentu akan sangat berguna di kemudian hari terkait dengan informasi pekerjaan atau potensi bisnis yang bisa dikerjakan di tempat KKN setelah usai KKN.

Itu tadi 5 tips biar KKN sukses. Selamat mencoba. Semoga berhasil !