JURNAL HUKUM : PENEGAKAN HUKUM SPIRITUAL TERHADAP PELANGGARAN DALAM  HUKUM KELUARGA

JURNAL HUKUM : PENEGAKAN HUKUM SPIRITUAL TERHADAP PELANGGARAN DALAM HUKUM KELUARGA

JURNAL HUKUM : PENEGAKAN HUKUM SPIRITUAL TERHADAP PELANGGARAN DALAM  HUKUM KELUARGA

Abstrak
Hukum mencakup dunia yang abstrak maupun yang konkret. Penyelesaian perselisihan di pengadilan adalah salah satu cara untuk menegakkan hukum dalam aras concreto. Konstruksi pengalaman dan deskripsi penyelesaian sengketa di pengadilan telah berorientasi pada keadilan prosedural, bukan keadilan substansial. Hukum keluarga di Indonesia, khususnya hukum perkawinan memiliki jiwa agama, sehingga penegakan hukum terhadap pelanggaran bidang hukum ini harus diterapkan dalam penegakan hukum spiritual. Dalam penegakan hukum spiritual, penegak hukum dituntut untuk memprioritaskan kecerdasan spiritual. Ketika menyelesaikan perselisihan hukum keluarga, keadilan substansial sebenarnya telah diterapkan untuk menegakkan hukum spiritual dalam hukum keluarga.

Kata Kunci: hukum keluarga, penegakan hukum, kecerdasan spiritual


JURNAL HUKUM : PENEGAKAN HUKUM SPIRITUAL TERHADAP PELANGGARAN DALAM  HUKUM KELUARGA
JURNAL HUKUM : PENEGAKAN HUKUM SPIRITUAL TERHADAP PELANGGARAN DALAM  HUKUM KELUARGA