JURNAL PSIKOLOGI : PERAN PERCEIVED INJUSTICE PADA EVALUASI BIAS TERHADAP OUTGROUP BERDASARKAN PERSPEKTIF DIRI DAN TUHAN

JURNAL PSIKOLOGI : PERAN PERCEIVED INJUSTICE PADA EVALUASI BIAS TERHADAP OUTGROUP BERDASARKAN PERSPEKTIF DIRI DAN TUHAN

JURNAL PSIKOLOGI : PERAN PERCEIVED INJUSTICE PADA EVALUASI BIAS TERHADAP OUTGROUP BERDASARKAN PERSPEKTIF DIRI DAN TUHAN




Abstrak 
Kasus penistaan agama pada pilkada DKI tahun 2016 memberikan gambaran bagaimana evaluasi bias dapat terjadi dalam relasi antar kelompok di Indonesia. Selain karena faktor agama, persepsi ketidakadilan dapat menjadi basis evaluasi bias antar kelompok. Kami menduga bahwa perbedaan konteks adil tidak adil memiliki peran terhadap evaluasi bias. Studi eksperimen ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran persepsi ketidakadilan (vs. adil) terhadap evaluasi bias berdasarkan perspektif diri dan Tuhan (N = 219; M age = 21,63; 49% perempuan). Studi eksperimen ini menggunakan desain 2 (pengambilan perspektif: diri dan Tuhan; within) x 2 (konteks: adil vs. tidak adil; between) mixed design. Evaluasi bias diukur dengan menggunakan skenario pemberian hukuman orang ketiga dimana partisipan memiliki peran sebagai orang ketiga yang dapat memberikan hukuman kepada target outgroup (pemain fiktif). Hasilnya menunjukkan bahwa konteks tidak adil (vs. adil) memiliki perbedaan yang signifikan terhadap evaluasi bias outgroup berdasarkan perspektif diri dan Tuhan. Evaluasi bias akan cenderung untuk lebih tinggi pada konteks tidak adil daripada konteks adil. Hasil ini memiliki implikasi bahwa dalam relasi antar kelompok persepsi ketidakadilan dan penggunaan perspektif diri (vs Tuhan) memiliki pengaruh terhadap evaluasi bias outgroup.

JURNAL PSIKOLOGI : PERAN PERCEIVED INJUSTICE PADA EVALUASI BIAS TERHADAP OUTGROUP BERDASARKAN PERSPEKTIF DIRI DAN TUHAN


keyword : jurnal psikologi, jurnal psikologi sosial, skripsi psikologi, agama, evaluasi bias, konteks, pemberian hukuman