JURNAL: PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS PENYEBARAN KLINIK DAN PENGGUNA ALAT KONTRASEPSI DI BANDAR LAMPUNG

JURNAL: PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS PENYEBARAN KLINIK DAN PENGGUNA ALAT KONTRASEPSI DI BANDAR LAMPUNG

JURNAL: PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS PENYEBARAN KLINIK DAN PENGGUNA ALAT KONTRASEPSI DI BANDAR LAMPUNG

Abstrak 

Sistem Informasi Geografis sebagai suatu alat yang telah terkomputerisasi untuk pemetaan dan penganalisaan sesuatu yang ada dan peristiwa–peristiwa yang terjadi di permukaan bumi. Salah satu penerapan Sistem Informasi Geografis adalah penyebaran klinik dan pengguna alat kontrasepsi yang ada di Bandar Lampung. Selama ini informasi penyebaran klinik dan pengguna alat kontrasepsi hanya berdasarkan selebaran yang disebarkan oleh BKKBN dan belum ada aplikasi khusus untuk mengetahui informasi penyebaran melalui peta. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah System Development Life Cycle (SDLC) model waterfall. Sedangkan tahapan yang digunakan dalam pengembangan sistem informasi geografis ini adalah data spasial yaitu data peta Bandar lampung dan kecamatan yang ada di Bandar Lampung, data non spasial adalah data administrasi tentang informasi penyebaran klinik dan pengguna alat kontrasepsi, dan analisis data spasial adalah penentuan titik koordinat untuk penyebaran klinik dan pengguna alat kontrasepsi yang ada di Bandar Lampung. Penelitian ini menghasilkan sistem informasi geografis penyebaran klinik dan pengguna alat kontrasepsi Yulmaini Informatics and Business Institute Darmajaya 37 Jurnal Informatika, Volume 14 Nomor 1, Juni 2014 yang ada di Bandar Lampung berbasis web, sehingga bermanfaat bagi BKKBN dan masyarakat umum tentang penyebaran klinik dan pengguna alat kontrasepsi yang ada di wilayah Bandar Lampung. 

Kata Kunci: Sistem Informasi Geografis, Alat Kontrasepsi, Penyebaran Klinik

Pendahuluan 

Menurut (Arfida & Yulmaini, 2013), bahwa pertumbuhan penduduk yang cepat tanpa diimbangi dengan pertumbuhan ekonomi yang memadai akan menyebabkan terjadinya pertambahan angka pengangguran, menurunnya mutu modal manusia dan bahkan akan mengancam ketahanan nasional. Masalah kependudukan ini telah dipikirkan oleh Pemerintah dengan menerapkan kebijakan tentang Keluarga Berencana untuk menekan laju pertumbuhan.Untuk masalah tersebut dibutuhkan sarana informasi yang tepat.Karena kebutuhan informasi pada era informasi ini menjadi semakin kompleks dan beragam. Masyarakat memerlukan akses secara cepat dan mudah untuk memperoleh informasi. Dengan semakin berkembangnya sistem informasi, banyak instansi dan masyarakat maju yang telah memanfaatkan sistem informasi untuk memperoleh informasi. Salah satu perkembangan sistem informasi yang telah berkembang dengan pesat,yaitu Sistem Informasi Geografis yang memberikan gambaran mengenai suatu tempat.

Peneliti: Yulmaini 

Untuk lebih lengkapnya silahkan download di link berikut:
JURNAL: PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS PENYEBARAN KLINIK DAN PENGGUNA ALAT KONTRASEPSI DI BANDAR LAMPUNG