Jurnal: SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMBERIAN KREDIT TANPA AGUNAN (KTA) PADA STANDARD CHARTERED BANK

Jurnal: SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMBERIAN KREDIT TANPA AGUNAN (KTA) PADA STANDARD CHARTERED BANK

Jurnal: SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMBERIAN KREDIT TANPA AGUNAN (KTA) PADA STANDARD CHARTERED BANK


Abstrak 

Sistem yang sedang berjalan saat ini ditemukan adanya kekurangan- kekurangan atau kelemahan-kelemahan antara lain pengolahan data dan informasi yang masih menggunakan pencatatan dalam pembukuan sehingga proses pengambilan keputusan membutuhkan waktu yang lama, sering terjadinya pinjaman kredit yang macet yang dikarenakan pengambilan keputusan pinjaman kredit yang kurang tepat yang disebabkan karena usaha yang dijalankan mengalami kegagalan atau terjadinya kemungkinan manipulasi data antara calon nasabah dengan petugas dalam pemberian kredit, sulitnya memutuskan bagi manajer untuk mengambil keputusan permohonan kredit untuk diterima atau ditolak yang disebabkan karena banyaknya pertimbangan yang harus dipikirkan dan banyaknya infomasi yang harus dianalisa. Tujuan yang akan dicapai adalah membuat sistem yang dapat membantu para pembuat keputusan untuk menentukan solusi pemberian kredit tanpa agunan dengan menggunakan Logika Fuzzy Tahani pada Standard Chartered Bank. Hasil dalam penelitian ini adalah penelitian ini telah menghasilkan sistem pendukung keputusan pemberian kredit tanpa agunan (KTA) pada Standard Chartered Bank yang dapat digunakan untuk membantu dan mempermudah analis kredit dalam menilai kelayakan calon kreditur. 

Kata Kunci Sistem Pendukung Keputusan, Kredit, Logika Fuzzy Tahani 


Pendahuluan

Masalah Bank adalah lembaga keuangan yang usaha pokoknya menghimpun dana dan menyalurkan kembali dana tersebut ke masyarakat dalam bentuk kredit serta memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran dan peredaran uang. Dari definisi tersebut dapat disimpulkan salah satu fungsi utama bank dalam pembangunan ekonomi, yaitu bank sebagai lembaga yang menghimpun dana masyarakat dalam bentuk simpanan. Kegiatan bank dalam menghimpun dana merupakan kegiatan membeli dana dari masyarakat, dikenal dengan funding. Kegiatan membeli dana dapat dilakukan dengan cara menawarkan berbagai jenis simpanan kepada pelanggan. Pelanggan yang ingin melakukan funding harus memenuhi ketentuan yang ditetapkan oleh bank. Setiap bank memiliki ketentuan yang berbeda dalam menentukan pelanggan yang layak dalam melakukan funding. Ketentuan tersebut meliputi beberapa kriteria, seperti pemohon kredit, kondisi jaminan, waktu pengambilan kredit, perlengkapan kredit, nilai jaminan dan sisa gaji. Ini merupakan suatu masalah untuk suatu keputusan. Adapun metode yang digunakan untuk mengatasi permasalahan beberapa kriteria tersebut dikenal dengan Logika Fuzzy.

Peneliti:  Lukas Prasetyo

Untuk lebih lengkapnya silahkan download di link berikut:
Jurnal: SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMBERIAN KREDIT TANPA AGUNAN (KTA) PADA STANDARD CHARTERED BANK