JURNAL: PERBANDINGAN METODE NEWTON-RAPHSON DAN ALGORITMA GENETIK PADA PENENTUAN IMPLIED VOLATILITY SAHAM

JURNAL: PERBANDINGAN METODE NEWTON-RAPHSON DAN ALGORITMA GENETIK PADA PENENTUAN IMPLIED VOLATILITY SAHAM

JURNAL: PERBANDINGAN METODE NEWTON-RAPHSON DAN ALGORITMA GENETIK PADA PENENTUAN IMPLIED VOLATILITY SAHAM


Abstrak 

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan implied volatility dari suatu saham dengan menggunakan algoritma genetika dan metode Newton-Raphson. Algoritma genetika yang merupakan suatu cara untuk mencari solusi masalah optimasi, tidak memerlukan sifat dari fungsi yang akan dicari solusinya, dapat menyelesaikan semua fungsi dengan syarat fungsi tersebut dapat diubah kedalam masalah optimasi. Dalam penelitian ini hasil perhitungan yang menggunakan algoritma genetika dibandingkan dengan hasil perhitungan dengan metode Newton-Raphson yang sudah biasa digunakan. Hasil penelitian menunjukan implied volatility yang dihasilkan metode Newton-Raphson lebih mendekati volatilitas bursa dibanding yang dihasilkan algoritma genetika. Ini dapat dilihat dari selisih antara harga opsi teoritis dengan harga opsi dibursa yang dihasilkan metode Newton-Raphson lebih kecil dibanding yang dihasilkan algoritma genetika. Penelitian ini juga memperlihatkan bahwa volatilitas opsi put terhadap strike price berbentuk volatility smile dan untuk volatilitas opsi call terhadap strike price berbentuk volatility skew untuk opsi yang memiliki maturity time 1 bulan dan 2 bulan dan untuk maturity time yang lain volatilitasnya berbentuk volatility smile. 

Kata kunci : Implied volatility, historical volatility, algoritma genetika dan metode newton-raphson

Pendahuluan 

Pergerakan saham walaupun sudah dapat diprediksi tetap saja masih mempunyai resiko untuk orang yang memilikinya, karena pergerakannya lebih banyak dipengaruhi oleh rumor yang ada dipasar. Meskipun demikian, tetap saja banyak orang menginvestasikan hartanya dalam bentuk saham. Hal ini disebabkan, seringkali keuntungan yang didapat dari jual-beli saham lebih besar dan cepat dibanding menabung di bank. Oleh karena itu, diperlukan suatu cara untuk mengamankan saham yang dimiliki. Salah satu usaha untuk mengamankan saham adalah opsi. Dengan memiliki opsi Eropa, pemegang opsi (holder) akan memiliki hak dan bukan kewajiban untuk membeli (opsi call) atau menjual (opsi put) saham pada pembuat opsi (writer), sebesar harga yang ditentukan yaitu strike price, pada saat maturity time.

Peneliti: Kania Evita Dewi

Untuk lebih lengkapnya silahkan download di link berikut:
JURNAL: PERBANDINGAN METODE NEWTON-RAPHSON DAN ALGORITMA GENETIK PADA PENENTUAN IMPLIED VOLATILITY SAHAM