JURNAL: PENENTUAN JARAK TERPENDEK PADA JALUR DISTRIBUSI BARANG DI PULAU JAWA DENGAN MENGGUNAKAN ALGORITMA GENETIKA

JURNAL: PENENTUAN JARAK TERPENDEK PADA JALUR DISTRIBUSI BARANG DI PULAU JAWA DENGAN MENGGUNAKAN ALGORITMA GENETIKA

JURNAL: PENENTUAN JARAK TERPENDEK PADA JALUR DISTRIBUSI BARANG DI PULAU JAWA DENGAN MENGGUNAKAN ALGORITMA GENETIKA


Abstrak

Terdapat banyak kemungkinan kombinasi jalur distribusi barang melalui darat yang dapat digunakan untuk mengoptimalkan waktu dan biaya perjalanan. Namun demikian, tidak semua kombinasi jalur distribusi tersebut akan memberikan solusi terbaik. Agar solusi terbaik dapat dicapai, suatu penelitian untuk menentukan jalur distribusi barang melalui jalur darat dilakukan. Untuk mempermudah proses penentuan jalur distribusi barang tersebut didukung dengan pembangunan perangkat lunak. Algoritma genetika memiliki kehandalan dalam menghasilkan output yang optimal dapat dimanfaatkan untuk memecahkan masalah tersebut. Penerapan metode algoritma genetika diaplikasikan dalam suatu perangkat lunak. Pada perangkat lunak yang dibangun terdapat beberapa input yang dibutuhkan, yaitu: kota-kota tujuan distribusi sebagai jumlah kromosom awal, jumlah generasi, probabilitas crossover dan probabilitas mutasi. Hasil pemrosesan merupakan kombinasi jalur distribusi barang yang akan diambil yang merepresentasikan penyelesaian masalah ini. Hanya kromosom terbaik yang akan diberikan sebagai hasil. Melalui perangkat lunak yang dibangun, penentuan jalur distribusi barang diharapkan dapat dilakukan dengan lebih baik dan dapat mengoptimalkan waktu dan biaya perjalanan. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, digunakan 5 kombinasi kota sebagai tujuan distribusi yang digunakan pada pengujian. Melalui pengujian yang telah dilakukan terhadap tiga skenario didapatkan bahwa penerapan skenario pertama dengan nilai PC dan PM yang rendah (PC & PM < 50). Skenario tersebut menghasilkan rute distribusi dengan nilai fitness yang lebih rendah daripada nilai fitness pada tahap inisialiasi data awal. Nilai fitness pada tahap inisialiasi dari kromosom adalah 931 dan setelah melalui proses algoritma genetika menghasilkan nilai fitness 762. 

Kata Kunci: Algoritma Genetika,optimasi waktu, biaya perjalanan, perangkat lunak

Pendahuluan 

Distribusi adalah salah satu hal yang penting dalam suatu bidang usaha. Segala upaya diusahakan agar barang cepat sampai pada konsumen dan bisa diterima dengan baik. Dalam jurnal oleh Yanbin Liu (2010) dkk. [1] ditulis tentang adanya suatu software yang dibuat untuk mendukung keputusan top manajemen dalam hal transportasi laut. Dari enam modul yang ada, salah satunya adalah membahas tentang bagaimana mencari jarak terpendek pada jalur distribusinya. Mengacu pada jurnal tersebut maka akan dicoba penerapan algoritma genetika dalam jalur distribusi darat. Algoritma genetika dapat dimanfaatkan pada masalah tersebut, karena memiliki kelebihan dalam menghasilkan output yang optimal. Dengan menggunakan konsep evolusi biologis maka akan dihasilkan suatu output berupa kombinasi jalur distribusi barang yang sebaiknya diambil untuk mengoptimalkan waktu dan biaya perjalanan. Untuk menerapkan algoritma genetika pada persoalan ini, dibuatlah perangkat lunak. Pada perangkat lunak yang dibuat, diinputkan beberapa kombinasi kota tujuan distribusi barang. Kemudian dilakukan pengujian perangkat lunak dengan parameter-parameter algoritma genetika yang bervariasi dan akan diketahui kromosom terbaik. 

Peneliti:  I Dewa Made Adi Baskara Joni

Untuk lebih lengkapnya silahkan download di link berikut:
JURNAL: PENENTUAN JARAK TERPENDEK PADA JALUR DISTRIBUSI BARANG DI PULAU JAWA DENGAN MENGGUNAKAN ALGORITMA GENETIKA