Jurnal: Pembangkitan Pola Data Cuaca Untuk Sistem Peringatan Dini Banjir

Jurnal: Pembangkitan Pola Data Cuaca Untuk Sistem Peringatan Dini Banjir

Jurnal: Pembangkitan Pola Data Cuaca Untuk Sistem Peringatan Dini Banjir


Abstrak

Kondisi anomali cuaca saat ini menyebabkan prediksi bencana banjir semakin sulit untuk dilakukan. Sehingga diperlukan suatu cara observasi dan bagaimana membangkitkan pola dari anomali kondisi cuaca agar dapat digunakan untuk menentukan dan memprediksi banjir. Dalam makalah ini akan dilakukan observasi terhadap pola data hujan dan data banjir untuk membuat suatu sistem peringatan dini banjir sehingga dapat menghasilkan informasi yang dibutuhkan oleh masyarakat dan pemerintah daerah. Metoda yang akan digunakan untuk observasi pembangkitan pola adalah algoritma SPADE (Sequential Pattern Discovery Using Equivalence classes) yaitu sebuah algoritma baru untuk penemuan secara cepat pola urutan data. Hasil akhir dari penelitian ini adalah sebuah aturan (rule) yang akan digunakan sebagai data masukan pada aplikasi perngkat lunak sistem peringatan dini untuk memberikan informasi waspasa bencana banjir.

Kata kunci: Anomali Cuaca, Penemuan Pola Urutan Data, Aturan, Sistem Peringatan Dini 

Pendahuluan

Luapan Sungai Citarum sudah menjadi fenomena yang biasa dialami oleh penduduk Bandung Selatan setiap musim penghujan [1,2]. Meski hampir setiap bulan terkena banjir, namun mereka tetap bertahan di kawasan terendah di Cekungan Bandung itu karena tidak punya pilihan lain untuk meninggalkan lokasi itu. Sungai Citarum yang sulit surut karena hujan terus turun setiap sore dan malam hari di hulu Sungai Citarum mengakibatkan `banjir cileuncang` di sejumlah ruas jalan di Kota Bandung seperti di Jalan Sukajadi, Jalan Peta, Jalan Mohamad Toha, Buahbatu serta beberapa jalan raya lainnya di Kota Kembang [1]. Adapun luas wilayah yang tergenang mencapai 540 hektar dengan ketinggian rendaman mencapai 1-2 meter. Jumlah rumah penduduk yang terendam air kurang lebih sekitar 30.125 rumah. Kerugian ekonomi yang dialami sangat besar sekali karena kerusakan bangunan fisik baik rumah, sekolah dan sarana umum lainnya [1,2]. 

Peneliti: Wiwin Suwarningsih Endang Suryawati

Untuk lebih lengkapnya silahkan download di link berikut:
Jurnal: Pembangkitan Pola Data Cuaca Untuk Sistem Peringatan Dini Banjir