JURNAL: MOTIF BATIK DENGAN MENGGUNAKAN FRAKTAL

JURNAL: MOTIF BATIK DENGAN MENGGUNAKAN FRAKTAL

JURNAL: MOTIF BATIK DENGAN MENGGUNAKAN FRAKTAL


Abstrak

Batik adalah pola rancangan yang tersusun garis-garis yang alami untuk mendapatkan hasil yang indah. Pola batik yng tidak teratur tetapi yang bersifat alami biasa digunakan pada kain. Sedangkan pola batik untuk masinng-masing daerah memiliki ciri dan corak yang berbeda. Contohnya pola batik Solo, Pekalongan, Semarang, Cirebon, Kudus dan sebagainya. Sedangkan metode fraktal merupakan cara alami untuk mempresentasikan bentuk-bentuk objek di alam. Metode fraktal telah banyak digunakan untuk penelitian dalam mendeteksi beberapa ciri. Pemilihan pendekatan fraktal untuk pemisahan ciri pada pola batik didasari pada pertimbangan bahwa struktur garisgaris pada pola batik bersifat alami dan tidak teratur. 

Keywords: Pola, Fraktal, Batik 

Pendahuluan

Definisi Fraktal 
Sejarah fraktal dapat dirunut dari buku Benoit Mandelbrot yang berjuduk The Fractal Geometry of Nature. Jika geometri Euclidean digunakan untuk mempresentasikan bentuk-bentuk yang dibuat manusia seperti bujursangkar, lingkaran, bola, segitiga, dan lain sebagainya. Maka fraktal merupakan cara alami untuk mempresentasikan bentuk-bentuk objek di alam (Munir, 2004). 

Peneliti: Rina Candra Noor Santi, S.Pd, M.Kom

Untuk lebih lengkapnya silahkan download di link berikut:
JURNAL: MOTIF BATIK DENGAN MENGGUNAKAN FRAKTAL