Jurnal: Implementasi Basisdata Terdistribusi Pada Sistem Kenaikan Gaji Berkala Dinas Infokom Provinsi Maluku

Jurnal: Implementasi Basisdata Terdistribusi Pada Sistem Kenaikan Gaji Berkala Dinas Infokom Provinsi Maluku

Jurnal: Implementasi Basisdata Terdistribusi Pada Sistem Kenaikan Gaji Berkala Dinas Infokom Provinsi Maluku


Abstrak 

Kemampuan socket yang bekerja pada komunikasi low level dalam melakukan transfer data antar aplikasi, diharapkan dapat diterapkan dalam sistem basis data terdistribusi. Beberapa alasan untuk membangun basis data terdistribusi adalah pemakaian bersama, kehandalan, ketersediaan, dan kecepatan pemrosesan query. Dengan pertimbangan tersebut, instansi-instansi baik pemerintah maupun swasta mulai tertarik untuk menggunakan sistem terdistribusi dalam pengelolaan pekerjaan pada instansinya. Hal ini dijadikan alasan untuk membangun sistem kenaikan gaji berkala otomatis di Dinas Informasi dan Komunikasi (Infokom) Provinsi Maluku. Selain itu, belum adanya sistem terkomputerisasi yang menangani sistem ini. Sistem kenaikan gaji berkala merupakan sistem yang bersifat kritis atau penting karena berhubungan dengan masalah uang, sehingga diperlukan juga sebuah sistem yang fault tolerant. Arsitektur sistem dibangun dengan metode client server yang memanfaatkan socket sebagai middleware dalam proses komunikasi pada jaringan. Menggunakan pendekatan full replica dengan pendekatan file replication using a group untuk menjamin konsistensi data. SQL Statement yang dikirimkan client akan diubah kedalam format XML yang kemudian akan dikirimkan ke kedua basisdata server menggunakan socket. Model redundansi data dan rendundansi proses diatur oleh middleware socket. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah aplikasi socket sebagai middleware yang menangani distribusi data dari aplikasi web client ke basisdata server yang diimplementasikan pada sistem kenaikan gaji berkala otomatis di Dinas Infokom Provinsi Maluku. 

Kata kunci— Socket, basisdata terdistribusi, client server 

Pendahuluan 

Sebuah sistem basisdata terdistribusi terdiri dari kumpulan site-site, masing-masing site ini dapat berpartisipasi dalam pemrosesan transaksi yang mengakses data pada suatu site atau beberapa site. Beberapa alasan untuk membangun basisdata terdistribusi, seperti pemakaian bersama (share), kehandalan (reliability), ketersediaan (availability) dan kecepatan pemrosesan query[1]. Sedangkan socket merupakan jembatan yang memungkinkan terjadinya komunikasi dalam jaringan komputer, dengan kata lain bisa disebut middleware[2]. Berdasarkan tinjauan tersebut, pada penelitian ini dibangun aplikasi middleware socket sebagai jembatan yang menghubungkan komunikasi antara aplikasi client dan dua basisdata server yang dibangun. Middleware socket digunakan untuk menangani proses replikasi data dari client ke kedua basisdata server yang terhubung (basisdata master dan basisdata slave). Middleware socket juga menangani masalah kegagalan akses data pada basisdata server master, dan melakukan proses recovery data saat basisdata server master hidup kembali. 

Peneliti: Anastasya Latubessy

Untuk lebih lengkapnya silahkan download di link berikut:
Jurnal: Implementasi Basisdata Terdistribusi Pada Sistem Kenaikan Gaji Berkala Dinas Infokom Provinsi Maluku