Ini Dia 5 Jurus Jitu Menghadapi Dosen Killer, Mau Mencoba ?

Ini Dia 5 Jurus Jitu Menghadapi Dosen Killer, Mau Mencoba ?



Dosen killer? Kata itu pasti tidak asing di kalangan mahasiswa, setiap jurusan pada perguruan tinggi di Indonesia pasti punya dosen yang terkenal paling killer dan menakutkan bagi kalangan mahasiswa. Hal ini tentunya menjadi momok tersendiri bagi para mahasiswa jika ingin menghadapi dosen tersebut.

Selain itu dosen killer sering disandingkan dengan status pelit memberikan nilai, gimana menurutmu tentang presepsi ini? Apakah kamu pernah mengalami berhadapan dengan dosen killer?

Jangan kawatir, kali ini redaksi ilmu skripsi akan memberikan cara ampuh untuk menghadapi dosen-dosen killer yang sedang kamu hadapi, syukur bisa kamu praktekan dan berhasil.

Tips ini bisa kamu coba bagi kamu yang sedang bimbingan skripsi dengan dosen killer atau dapat mata kuliah yang diampu oleh dosen killer tersebut. Berikut tips-tips yang yang telah kami rangkum dan dapat kamu praktekan.

Baca juga : 4 Langkah Mudah Menentukan Topik Skripsi


1. Kenali dulu seperti apa karakter dosen tersebut

Dosen killer tentunya mempunyai banyak karakter, dari beberapa karakter tersebut tentunya kamu harus mengenalinya. Tujuannya jelas kalau kamu mengetahui karakternya kamu dapat memberikan celah untuk melakukan pendekatan terhadap dosen tersebut.

Ada dosen yang karakternya tegas dan menyukai mahasiswa yang disiplin, ada dosen yang karakternya santai tidak banyak omong, tetapi dia bisa membuat mahasiswa ketakutan. Tapi perlu kamu ingat dosen juga manusia pasti ada celah untuk membuat dosen tersebut luluh. Caranya cari kesukaan dosen tersebut terhadap mahasiswa, melalui karakter masing-masing dosen tersebut.

Kalau kamu bisa menjadi mahasiswa yang disukai oleh dosen tersebut mengapa tidak kamu lakukan? Contoh ada dosen killer yang suka terhadap mahasiswa yang aktif dalam bertanya didalam kelas ketika pelajaran, seringlah bertanya jika ada hal yang tidak kamu ketahui. Tentunya pertanyaanmu harus berbobot dan dengan etika yang sopan, ya.

Dari poin pertama ini akan membantumu lebih bisa meluluhkan hati dosen killer untuk menuju ke poin kedua.



2. Akrab-akrablah sama dosen killermu tersebut

Lho bukannya salah masak harus akrab? Iya dong, hal ini tidak perlu kamu takutkan, semakin kamu akrab dengan dosen tersebut semakin kamu dikenal. Efeknya apa? Kamu akan diperlakukan beda dengan mahasiswa lain.

Lalu cara mengakrabkannya gimana? Seperti yang telah dijelaskan di poin pertama tadi kalau kamu pernah ketemu di kelas pelajaran, sering-seringlah bertanya hal-hal yang berhubungan dengan mata kuliah ketika dikelas. Ketika diluar kelas boleh juga bertanya tentang topik diluar kampus, seperti pengalaman hidup, pengalam kerja, atau sekedar konsultasi minta arahan sesuatu, tentang masa depan tentang penelitian atau tentang mata kuliah lain yang dosen tersebut kuasai.

Semakin kamu sering ngobrol berinteraksi dengan dosen tersebut semakin kamu dikenal olehnya, dari hal itu semakin pula kamu mengenali karakter watak dosen tersebut. Kalau kamu dikenal kan biasanya kamu lebih diandalkan oleh dosen tersebut? Seperti dimintai tolong untuk mengambilkan sesuatu ketika di kelas pelajaran. Jangan  salah kalau kamu disuruh-suruh itu bukan berarti kamu di kerjain sama dosen tersebut. Justru kamulah yang paling bisa diandalkan karena secara tidak langsung dosen tersebut lebih mengenalmu. Rubah presepsi disuruh-suruh, ya.

Bahkan jika kamu sudah dikenal bisa ditawari diajak untuk penelitian bersama. Good bukan?



3. Jika kamu belum akrab/dikenal jangan sesekali melakukan hal yang tidak disukai oleh dosen killer

Satu hal ini yang perlu kamu waspadai, kamu harus paham terhadap dosen tersebut. Memang kamu harus memahami betul gimana karakter dosen tersebut, termasuk hal apa yang tidak dia sukai juga. Sebagai contoh jika dia tidak suka terhadap mahasiswa yang tidak rapi, tidak disiplin dan suka telat masuk kelas tentu hal itu jangan kamu lakukan.

Atau contoh lain, ketika jam istirahat makan siang di kampus, kamu ada keperluan untuk bertemu dengan dosen tersebut di ruangan/mejanya. Hal ini juga perlu kamu perhatikan, kalau dosen tersebut sedang istirahat jangan kamu ganggu, kecuali dia memang welcome dan kamu sudah janjian untuk bertemu. Rata-rata dosen aga sedikit terganggu ketika jam istirahat harus mengurus keperluan mahasiswa

Kalau kamu sudah dicap buruk oleh dosen killer, kariermu sebagai mahasiswa dimatanya akan runtuh, dan itu sulit untuk mengembalikan citra baimu dimatanya.

Lalu kalau sudah akrab dan dikenal terus boleh melanggar aturan tersebut? Tentu jangan. Sesekali boleh kamu melakukan kesalahan dimata dosen tersebut kalau itu benar-benar tidak kamu sengaja. Tapi segeralah minta maaf itu akan lebih baik. Dan tentunya jangan keseringan melakukan kesalahan.



4. Seringlah berdiskusi diluar jam mata kuliah

Inti dari setiap tips disini adalah kamu harus bisa akrab sama dosen killer tersebut. Nah, untuk yang satu ini yang paling harus sering kamu lakukan. Seringlah mengunjungi dosen tersebut di meja kerjanya jika dia tidak sedang sibuk. Diskusi tentang mata kuliah atau penelitian itu lebih membuka wawasanmu tentang pola pikir dosen tersebut. Seringlah bertanya tentang apa yang bisa ditanyakan kepada dosen tersebut, seorang dosen akan lebih suka dimintai solusi dari pertanyaan-pertanyaan yang diajukan.

Jangan takut, semakin kamu sering bertemu dengan dosen killer tersebut semakin kamu akrab dengannya. Lama-lama presepsi tentang dosen tersebut bahwa dosen itu killer akan hilang. Karena apa? Karena kita sudah mengenalnya kita sudah tau pola pikir dan karakternya seperti apa.

Bagi kamu yang sedang skripsi hal ini patut kamu coba, seringlah bertemu dengan dosen tersebut berdiskusi cari tau apa yang menjadi kesukaannya dan jadikan hal itu sebagai obrolan bahan diskusi. Dengan demikian kamu akan lebih dikenal dimata dosen tersebut.

Bimbingan skripsimupun akan nyaman jika setiap ketemu bisa diajak diskusi, jadi suasana bisa cari dan tidak menengangkan.


5. Lakukan berulang-ulang semua poin di atas

Banyak jurus yang aslinya bisa digunakan untuk meluluhkan dosen killer, akan tetapi hal terpenting dari semua itu adalah poin-poin yang sudah kami jelaskan diatas. Inti dari semua itu adalah kamu harus mengenal lebih dalam tentang dosen killer tersebut, setelah mengenalinya kamu harus bisa akrab dengan dosen tersebut. Kalau sudah akrab pasti semua yang akan kamu lakukan bersama dosen tersebut tidak menjadi presepsi yang menakutkan lagi.

Biasanya status dosen killer itu diberikan dari obrolan mahasiswa lain yang belum kamu praktekkan sendiri, setelah kamu bertemu dengannya apakah benar-benar killer? Mungkin secara umum terlihat killer dari cara ngajarnya yang terkesan galak. Tapi percayalah dosen killer itu aslinya juga tidak semenakutkan yang orang lain bicarakan kalau kita sudah benar-benar mengenalnya dan akrab dengannya.

Lakukanlah poin-poin diatas berulang sampai kamu akrab dengan dosen killer-mu, setelah kamu akrab semuanya akan kamu rasakan kebaikannya dari dosen tersebut.

Mau mencobanya? Silahkan coba dan sukses ya! Jika berhasil silahkan beri komentar dibawah. Jika belum berhasil? Boleh di share dikomentar kesulitannya kami akan membantu menjawab solusinya dengan senang hati.