Jurnal : Review: Implementasi Holap Untuk Optimasi Query Sistem Basis Data Terdistribusi Dengan Pendekatan Algoritma Genetik

Jurnal : Review: Implementasi Holap Untuk Optimasi Query Sistem Basis Data Terdistribusi Dengan Pendekatan Algoritma Genetik

Abstrak 

Basis data terdistribusi (distributed database) merupakan suatu basis data yang berada di bawah kendali Database Management System (DBMS) yang terpusat pada peranti penyimpanan (storage devices) yang terpisah-pisah satu dari yang lainnya. Optimasi query data pada sistem terdistribusi tentunya tidak lepas dari metode pengolahan data yang digunakan. Agar operasi query tidak lambat diperlukan metode yang dapat mengoptimalkan operasi query tersebut. Salah satu teknologi yang digunakan untuk optimalisasi query pada sistem basis data terdistribusi salah satunya adalah Hybrid online analitycal processing (HOLAP) atau sering di sebut Hybrid-OLAP. Algoritma genetik merupakan algoritma pencarian heuristik yang didasarkan atas mekanisme evolusi biologis. Proses algoritma genetik menggabungkan proses seleksi, penggunaan operator crossover (penyilangan) dan mutasi untuk mendapatkan solusi terbaik. Dari review tentang implementasi HOLAP dengan pendekatan algoritma genetik diharapakan mampu dapat digunakan sebagai dasar penelitian tentang implementasi HOLAP untuk optimasi query sistem basis data terdistribusi dengan pedekatan algoritma genetik yang akan dilakukan.

 Keywords: Optimasi Query; Sistem Terdistribusi; HOLAP; OLAP; Algoritma Genetik


Pendahuluan 

Basis data terdistribusi (distributed database) merupakan suatu basis data yang berada di bawah kendali Database Management System (DBMS) yang terpusat pada piranti penyimpanan (storage devices) yang terpisah-pisah satu dari yang lainnya (Pankti and Vijay, 2011). Tempat penyimpanan ini dapat berada di satu lokasi yang secara fisik berdekatan misalnya dalam satu bangunan atau terpisah oleh jarak yang jauh dan terhubung melalui jaringan internet. Penggunaan basis data terdistribusi dapat dilakukan pada server internet, intranet maupun ekstranet. Optimasi transformasi data pada sistem terdistribusi tentunya tidak lepas dari metode pengolahan data yang digunakan. Secara teori database adalah suatu sistem yang memproses input berupa data menjadi output yaitu informasi yang diinginkan. Agar operasi query tidak lambat diperlukan metode yang dapat mengoptimalkan operasi query tersebut. Suatu metode optimasi query mencoba untuk menentukan cara yang paling optimal untuk mengeksekusi query yang diberikan dengan mempertimbangkan rencana query yang mungkin (Zhang et al., 2006)(Meng et al., 2008). Salah satu teknologi yang digunakan untuk optimalisasi query pada sistem basis data terdistribusi salah satunya adalah Hibryd online analitycal processing (HOLAP) atau sering di sebut Hybrid- OLAP. HOLAP yang merupakan salah satu model terbaru dari online analytical processing (OLAP). Cara kerja HOLAP adalah dengan menggabungkan model Multidimensional Online Analytical Processing (MOLAP) dan Relational Online Analytical Processing (ROLAP), yang mana HOLAP merupakan jalan tengah yang menutupi kekurangan antara keduanya. MOLAP yang mampu menangani jumlah volume data yang sangat besar dan dapat memanfaatkan fungsi-fungsi yang ada pada relational database yang dipakai, dikombinasi dengan ROLAP yang mampu melakukan pengambilan data secara cepat dan optimal serta membentuk kalkulasi yang komplek dan cepat (Theodoros, n.d.).


Untuk lebih lengkapnya silahkan download di link dibawah ini :

Jurnal : Review: Implementasi Holap Untuk Optimasi Query Sistem Basis Data Terdistribusi Dengan Pendekatan Algoritma Genetik