Jurnal : Optimasi Biaya Distribusi Rantai Pasok Tiga Tingkat dengan Menggunakan Algoritma Genetika Adaptif dan Terdistribusi

Jurnal : Optimasi Biaya Distribusi Rantai Pasok Tiga Tingkat dengan Menggunakan Algoritma Genetika Adaptif dan Terdistribusi

Abstrak 

Manajemen rantai pasok merupakan hal yang penting. Inti utama dari manajemen rantai pasok adalah proses distribusi. Salah satu permasalahan distribusi adalah strategi keputusan dalam menentukan pengalokasian banyaknya produk yang harus dipindahkan mulai dari tingkat manufaktur hingga ke tingkat pelanggan. Penelitian ini melakukan optimasi rantai pasok tiga tingkat mulai dari manufaktur-distributor-gosir-retail. Adapun pendekatan yang dilakukan adalah algoritma genetika adaptif dan terdistribusi. Solusi berupa alokasi banyaknya produk yang dikirim pada setiap tingkat akan dimodelkan sebagai sebuah kromosom. Parameter genetika seperti jumlah kromosom dalam populasi, probabilitas crossover dan probabilitas mutasi akan secara adaptif berubah sesuai dengan kondisi populasi pada generasi tersebut. Dalam penelitian ini digunakan 3 sub populasi yang bisa melakukan pertukaran individu setiap saat sesuai dengan probabilitas migrasi. Adapun hasil penelitian yang dilakukan 30 kali untuk setiap perpaduan nilai parameter genetika menunjukkan bahwa nilai biaya terendah yang didapatkan adalah 80,910, yang terjadi pada probabilitas crossover 0.4, probabilitas mutasi 0.1, probabilitas migrasi 0.1 dan migration rate 0.1. Hasil yang diperoleh lebih baik daripada metode stepping stone yang mendapatkan biaya sebesar 89,825. 

Kata kunci— manajemen rantai pasok, rantai pasok tiga tingkat, algortima genetika adaptif, algoritma genetika terdistribusi.


Pendahuluan

Setiap perusahaan tidak dapat lepas dari persoalan transportasi, baik untuk pengadaan bahan baku ataupun dalam mengalokasikan barang jadinya. Salah satu metode yang dapat digunakan untuk meminimalkan biaya trasportasi adalah dengan mengoptimalkan pendistribusian barang sebaik mungkin, yaitu dengan menggunakan metode transportasi [1]. Esensi dari persaingan bisnis saat ini terletak pada bagaimana sebuah perusahaan dapat mengimplementasikan proses penciptaan produk secara lebih murah, lebih baik, dan lebih cepat (cheaper, better, and faster) dibandingkan dengan pesaing bisnisnya, sehingga diperlukan rantai pasok yang efektif. Menurut [2], rantai pasok adalah suatu sistem tempat organisasi menyalurkan barang produksi dan jasanya kepada para pelanggannya. Konsep rantai pasok merupakan konsep baru dalam melihat persoalan logistik. Konsep lama melihat logistik lebih sebagai persoalan intern masing-masing perusahaan dan pemecahannya dititikberatkan pemecahan secara intern di perusahaan masing-masing. Menurut [3], memaparkan bahwa inti utama dari manajemen rantai pasok adalah proses distribusi. Distribusi yang optimal akan menjadi kunci dari keberhasilan perusahaan dalam menjalankan bisnis. Pada persoalan distribusi ini terdapat dua macam biaya yang berpengaruh (i) variabel cost yaitu biaya yang meningkat seiring dengan jumlah produk yang diantarkan dari sumber ke tujuan, (ii) fixed cost yaitu biaya yang timbul setiap terjadi proses transportasi untuk sejumlah barang dari sumber ke tujuan. Penelitian [4], menyatakan bahwa rantai pasok tiga tingkat dibatasi oleh kapasitas dengan memperhatikan peramalan terbaru, dimana masing-masing retailer, manufaktur dan pemasok itu memiliki permasalahan-permasalahan sendiri, sehingga mereka sangat membutuhkan peramalan yang terbaik. Sedangkan menurut [5], sistem rantai pasok tiga tingkat itu bersifat stokastik sehingga beberapa biaya sulit untuk dicapai nilai minimalnya.


Untuk lebih lengkapnya silahkan klik link donwload dibawah ini :

Jurnal : Optimasi Biaya Distribusi Rantai Pasok Tiga Tingkat dengan Menggunakan Algoritma Genetika Adaptif dan Terdistribusi