gCLxcKKAJmbACaihfr7QajzX6AsZRlzTBM0AxvT0

JURNAL : ANALISIS PERFORMANCE JARINGAN 2G GLOBAL SYSTEM FOR MOBILE COMUNICATION (GSM) FREKUENSI 900 MHz DAN 1800 MHz BERDASARKAN DATA DRIVE TEST DI PT. TELKOMSEL PADANG

Post a Comment
JURNAL : ANALISIS PERFORMANCE JARINGAN 2G GLOBAL SYSTEM FOR MOBILE COMUNICATION (GSM) FREKUENSI 900 MHz DAN 1800 MHz BERDASARKAN DATA DRIVE TEST DI PT. TELKOMSEL PADANG

Abstract 

This research was motivated by a decline in performance on the BTS Batang Marau, which indicates the level of Rx Level, Rx Qual and SQI not meet KPI targets, so the presence of the area around the base stations that do not meet the standard Rx Level to make phone calls (blankspot). The purpose of this study was to determine the performance of GSM 900 and 1800 networks, as well as to improve the performance of base stations Batang Marau Power Link Budget calculation method. This study discusses the improving performance of GSM network at the site decreased performance, where performance is observed through measurement results based on the data drive test. The results of data analysis showed : (1) From the analysis, GSM 1800 already meet KPI targets for Rx Level >95 %, Rx Qual >94 % and SQI >93 %. In GSM 900 results analysis and Rx Qual SQI already meet the target KPI Rx Qual >94 % and SQI >93 %, while the results of the analysis of Rx level at 09.00 already reached the target KPI >95 %, at 15:00 and 20:00, still has not reached the target KPI <95 %, which indicates the time of measurement using tools Tems Investigation, there are several areas that Rx the level of poor quality. (2) Value Rx level in the area around the base stations are <-95 dBm indicates blankspot area (can lead to a drop call). (3) The estimated increase in performance on the GSM network by the method of link power budget on the BTS Batang Marau shows 69.3 dBm Rx Level (Good quality) at a distance of 2.5 km, so it can be concluded that the performance of GSM 900 base stations have been increased Batang Marau performances.


Pendahuluan

Sistem komunikasi semakin berkembang dengan tingginya kontinuitas hubungan telekomunikasi, tidak terbatas saat pemakai dalam keadaan diam ditempat ataupun dalam keadaan bergerak. Untuk itu lahirnya sistem komunikasi dimana pengguna dapat menggunakannya secara mobile merupakan solusi yang baik untuk menjamin kontinuitas hubungan komunikasi yang saat ini sangat penting. Kontinuitas hubungan telekomunikasi tersebut dapat diwujudkan dengan adanya jaringan Global System For Mobile Communication (GSM). GSM merupakan sebuah teknologi komunikasi selular yang bersifat digital, memiliki rincian modulasi dan arsitektur di tingkat jaringan serta layanan pada frekuensi 900 MHz dan 1800 MHz. Teknologi GSM banyak diterapkan pada komunikasi bergerak, khususnya telepon genggam. Dikutip dalam suaramerdeka, “PT. Telkomsel sebagai operator telekomunikasi seluler GSM pertama di Indonesia, sampai saat ini total pelanggan seluler Telkomsel masih yang terbesar di Indonesia, yakni sekitar 125 juta”. Banyaknya pelanggan seluler Telkomsel ini menujukkan pengguna sistem komunikasi GSM berkembang dengan pesat, seiring dengan peningkatan kebutuhan telekomunikasi bagi masyarakat modern.


Peneliti : Kenny Pratama Putra

Untuk lebih lengkapnya silahkan download di link berikut ini :

JURNAL : ANALISIS PERFORMANCE JARINGAN 2G GLOBAL SYSTEM FOR MOBILE COMUNICATION (GSM) FREKUENSI 900 MHz DAN 1800 MHz BERDASARKAN DATA DRIVE TEST DI PT. TELKOMSEL PADANG

Related Posts

Post a Comment