JURNAL : STUDI KOMPARASI PEMBELAJARAN PERAKITAN KOMPUTER BERBASIS MULTIMEDIA INTERAKTIF MENGGUNAKAN CISCO-IT ESSENTIALS VIRTUAL DESKTOP PADA HASIL BELAJAR DI SMKN 1 BANTUL

JURNAL : STUDI KOMPARASI PEMBELAJARAN PERAKITAN KOMPUTER BERBASIS MULTIMEDIA INTERAKTIF MENGGUNAKAN CISCO-IT ESSENTIALS VIRTUAL DESKTOP PADA HASIL BELAJAR DI SMKN 1 BANTUL

JURNAL : STUDI KOMPARASI PEMBELAJARAN PERAKITAN KOMPUTER BERBASIS MULTIMEDIA INTERAKTIF MENGGUNAKAN CISCO-IT ESSENTIALS VIRTUAL DESKTOP PADA HASIL BELAJAR DI SMKN 1 BANTUL
Abstrak - Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan dan mendekripsikan hasil belajar siswa pada pembelajaran perakitan komputer yang menggunakan multimedia interaktif dan media nyata. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen yang menggunakan desain Quasi Experimental Design pada rancangan Nonequivalent pretest dan posttest group design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas X Jurusan Teknik Informatika SMK N 1 Bantul tahun ajaran 2012/2013 yang terdiri dari 4 kelas. Sampel diambil 2 kelas dari 4 kelas yang mempunyai kemampuan yang sama (rerata nilai pretest hampir sama). Data penelitian dari hasil pretest dan posttest. Uji prasyarat hipotesis menggunakan uji normalitas dan uji homogenitas, selanjutnya dilakukan uji hipotesis dengan uji–t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sampel berasal dari populasi yang normal dan homogen. Rata-rata skor akhir yang diperoleh kelas ekperimen sebesar 78,28 dan rata-rata kelas kontrol 68,88. Hasil penelitian berupa deskripsi data dan uji-t, diperoleh : (1) Pembelajaran perakitan komputer menggunakan multimedia interaktif meningkat sebesar 11,26 (2) Pembelajaran perakitan komputer menggunakan media nyata meningkat sebesar 2,60 (3) Tidak terdapat perbedaan kemampuan siswa antara kelas eksperimen dan kelas kontrol dengan mean 66,92 : 66,28 (4) Terdapat perbedaan kemampuan siswa antara kelas eksperimen dan kelas kontrol dengan mean 78,28 : 68,88.
Kata kunci : Media, Multimedia Interaktif, Hasil Belajar

PENDAHULUAN - Pembelajaran konvensional yang terpusat pada guru berdampak kepada siswa untuk mengikuti proses pembelajaran yang tidak menarik dan membosankan. Lembaga pendidikan modern sekarang ini sebaiknya menerapkan kegiatan pembelajaran pada siswa (student centered). Hal tersebut artinya, sekolah yang baik seharusnya mengikuti perkembangan metode pembelajaran dan teknologi pembelajaran yang terbaru.

DOWNLOAD JURNAL