JURNAL : MINAT SISWA SMK KELAS SEBELAS MULTIMEDIA DI SLEMAN UNTUK MEMASUKI DUNIA KERJA DAN MELANJUTKAN STUDI

JURNAL : MINAT SISWA SMK KELAS SEBELAS MULTIMEDIA DI SLEMAN UNTUK MEMASUKI DUNIA KERJA DAN MELANJUTKAN STUDI

JURNAL : MINAT SISWA SMK KELAS SEBELAS MULTIMEDIA DI SLEMAN UNTUK MEMASUKI DUNIA KERJA DAN MELANJUTKAN STUDI
Abstrak - SMK dianggap relevan untuk menjembatani kesenjangan antara kebutuhan dunia usaha dengan ketersedian sumber daya manusia berkualitas. Namun, tidak semua siswa SMK berminat untuk bekerja atau memasuki dunia kerja. Data BPS akhir tahun 2012, menunjukkan bahwa SMK justru menjadi penyumbang jumlah pengangguran terbesar. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui bagaimana minat siswa SMK kelas sebelas kompetensi keahlian multimedia di Kabupaten Sleman tahun ajaran 2013/2014 untuk memasuki dunia kerja dan melanjutkan studi. Penelitian ini merupakan penelitian survei dengan metode analisis deskriptif kuantitatif. Penelitian dilakukan di 5 (lima) sekolah di Kabupaten Sleman yakni SMKN 1 Godean, SMK Muh. Sleman, SMK Muh. Prambanan, SMK Muh. 2 Moyudan dan SMK(VHS) Budi Mulia Dua dengan populasi siswa kelas sebelas kompetensi keahlian multimedia. Sampel total 117 orang siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner (angket) dengan skala penilaian Likert 5 kategori. Subjek penelitian ini berupa minat memasuki dunia kerja dan melanjutkan studi. Hasil penelitian ini adalah minat siswa kelas sebelas kompetensi keahlian multimedia SMK di Kabupaten Sleman untuk memasuki dunia kerja persentasenya sebesar 71,8% termasuk kategori tinggi. Sedangkan minat siswa kelas sebelas kompetensi keahlian multimedia SMK di Kabupaten Sleman untuk melanjutkan studi persentasenya sebesar 75,6% termasuk dalam kategori tinggi.
Kata-kata kunci: minat, dunia kerja, melanjutkan studi, siswa SMK.

PENDAHULUAN - SMK diharapkan mampu memenuhi kebutuhan Sumber Daya Manusia berbasis lokal yang relevan bagi daerah-daerah yang ada di seluruh Provinsi, Kabupaten dan Kota di Indonesia. Sehingga, secara bertahap dan berkelanjutan perkembangan SMK mengarah pada semakin banyaknya jumlah SMK dibanding dengan SMA hingga mencapai rasio 70:30. Selain itu, program Pendidikan Vokasi Berkelanjutan (PVB) dan Akademi Komunitas (AK) juga menjadi program Pemerintah dalam meningkatkan Angka Partisipasi Kasar (APK) pendidikan tinggi, sehingga meningkatkan kualitas lulusan siswa SMK.

DOWNLOAD JURNAL