JURNAL : PENDEKATAN MODEL ANALITIS UNTUK BROADCAST PADA JARINGAN VANET

JURNAL : PENDEKATAN MODEL ANALITIS UNTUK BROADCAST PADA JARINGAN VANET

PENDEKATAN MODEL ANALITIS UNTUK BROADCAST PADA JARINGAN VANET
ABSTRACK - The broadcast storm problem in VANETs can be addressed by the use of single-hop and/or two-hop information in VANET’s broadcast decision. Most studies had been obtained from experiment and only few of them were from analytical analysis. This study attempts to approach analytically the one-hop information based broadcast. A combination of multiple broadcast schemes can also be analytically derived from the individual analysis. However, one must take a great care of using both speed and vehicular density at once, as analytically, the speed is linearly related to the vehicular density. Index Terms— Analytical analysis, broadcast decision, broadcast storm, broadcast scheme, VANET.


I. PENDAHULUAN
Badai broadcast (broadcast storm problem) pada jaringan ad-hoc dapat mengakibatkan pemakaian bandwidth yang tidak efisien dan lebih parah lagi dapat mengakibatkan habisnya bandwidth komunikasi. Badai broadcast ini dapat mengakibatkan tabrakan atas informasi yang dikirim oleh masing-masing kendaraan/mobil yang bertetangga, dikarenakan setiap entitas mengirimkan informasi yang sama. Badai broadcast ini terjadi apabila masing-masing mobil mengirim ulang informasi yang diterimanya minimal satu kali, tidak peduli apakah tetangganya juga telah menerima informasi tersebut. Untuk membuat mobil dapat lebih pintar mengambil keputusan broadcast, perhitungan jarak terhadap pengirim informasi ataupun lainnya dapat dijadikan dasar perhitungan. Sebagai contoh, dalam mekanisme broadcast berbasis jarak (distance-based broadcast), apabila jarak terhadap pengirim informasi ini lebih tinggi atau sama dengan ambang yang ditentukan, maka kendaraan tersebut berhak untuk mem-broadcast ulang informasi yang diterimanya. Apabila sebaliknya terjadi, maka kendaraan tersebut harus membuang/mendrop informasi yang diterimanya. Contoh lain, apabila duplikat informasi yang diterima melebihi suatu angka tertentu, maka mobil tersebut harus membuang informasi. Sebaliknya, apabila kurang dari angka tersebut, maka mobil harus mem-broadcast ulang informasi yang diterimanya.

DOWNLOAD JURNAL