Algoritma Brute Force

Algoritma Brute Force


algoritma brute force


Kali ini saya akan menjelaskan tentang algoritma Brute Force, yang mungkin anda sedang membutuhkan informasi tentang algoritma tersebut. Baiklah berikut adalah paparan tentang algoritma tersebut.

Brute force adalah sebuah pendekatan yang lempang (straight forward) untuk memecahkan suatu masalah, biasanya didasarkan pada pernyataan masalah (problem statement) dan definisi konsep yang dilibatkan. Algoritma brute force memecahkan masalah dengan sangat sederhana, langsung dan dengan cara yang jelas.

Karakteristik Algoritma Brute Force 

  1. Algoritma brute force umumnya tidak cerdas, karena ia membutuhkan jumlah langkah yang besar dalam penyelesaiannya. Kadang-kadang algoritma brute force disebut juga algoritma naif (na├»ve algorithm). 

  2. Algoritma brute force seringkali merupakan pilihan yang kurang disukai karena ketidakmangkusannya itu, tetapi dengan mencari pola-pola yang mendasar, keteraturan, atau trik-trik khusus, biasanya akan membantu kita menemukan algoritma yang lebih cerdas dan lebih mangkus.

  3. Untuk masalah yang ukurannya kecil, kesederhanaan brute force biasanya lebih diperhitungkan daripada ketidakmangkusannya. Algoritma brute force sering digunakan sebagai basis bila membandingkan beberapa alternatif algoritma yang mangkus. 

  4. Algoritma brute force seringkali lebih mudah diimplementasikan daripada algoritma yang lebih canggih, dan karena kesederhanaannya, kadang-kadang algoritma brute force dapat lebih mangkus (ditinjau dari segi implementasi). 

Kelebihan Algoritma Brute Force

  1. Metode brute force sederhana dan mudah dimengerti.
  2. Metode brute force menghasilkan algoritma baku (standard) untuk tugas-tugas komputasi seperti penjumlahan/perkalian n buah bilangan, menentukan elemen minimum atau maksimum di dalam tabel (list).
  3. Metode brute force menghasilkan algoritma yang layak untuk beberapa masalah penting seperti pencarian, pengurutan, pencocokan string, perkalian matriks.
  4. Metode brute force dapat digunakan untuk memecahkan hampir sebagian besar masalah (wide applicability). 

Kelemahan Algoritma Bruto Force

  1. Beberapa algoritma brute force lambat sehingga tidak dapat diterima.
  2. Tidak sekontruktif/sekreatif  teknik pemecahan masalah lainnya.
  3. Metode brute force jarang menghasilkan algoritma yang mangkus.

Metode Exhaustive Search

Exhaustive search adalah teknik pencarian solusi secara solusi brute force untuk masalah yang melibatkan pencarian elemen dengan sifat khusus, biasanya di antara objek-objek kombinatorik seperti permutasi, kombinasi, atau himpunan bagian dari sebuah himpunan.


Langkah-langkah metode exhaustive search

  1. Enumerasi (list) setiap solusi yang mungkin dengan cara yang sistematis.
  2. Evaluasi setiap kemungkinan solusi satu per satu, mungkin saja beberapa kemungkinan solusi yang tidak layak dikeluarkan, dan simpan solusi terbaik yang ditemukan sampai sejauh ini (the best solusi found so far).
  3. Meskipun algoritma exhaustive secara teoritis menghasilkan solusi, namun waktu atau sumberdaya yang dibutuhkan dalam pencarian solusinya sangat besar
  4. Bila pencarian berakhir, umumkan solusi terbaik (the winner)
Untuk contoh perhitungan metode exhaustive search anda bisa membacanya di artikel yang berjudul "Contoh Implementasi Algoritma Exhaustive Search". Semoga penjelasan diatas bermanfaat untuk anda.