JURNAL : RANCANG BANGUN SISTEM KONTROL LEMARI PENGERING PAKAIAN BERBASIS MIKROKONTROLER ATMEGA8535

JURNAL : RANCANG BANGUN SISTEM KONTROL LEMARI PENGERING PAKAIAN BERBASIS MIKROKONTROLER ATMEGA8535

RANCANG BANGUN SISTEM KONTROL LEMARI PENGERING PAKAIAN BERBASIS MIKROKONTROLER ATMEGA8535
ABSTRAK - Design and manufacture of this thesis aims to apply microcontroller-based technology for drying clothes automatically without relying on erratic weather conditions. The closet dryer uses a drying method forced convection, by utilizing the flow of hot fluid to reduce moisture in damp clothing. The closet dryer uses a microcontroller ATMEGA8535 as a controller of heater, fan, and UV lamps based temperature and humidity readings by sensors SHT11. The closet clothes dryer is working until the end of the moisture conditions were legible on the sensor SHT11 is <19% RH. The results of sensor readings and status of clothing displayed on the LCD 16x2. After the clothes was dried then closet dryer will informing status of clothes through a voice module ISD1820. From the results of tests and experiments, closet dryer can dry clothes with a maximum capacity of 3 kg within a period of 1 hour to 3 hours, with the value of the first moisture drying legible and on the sensor SHT11 is 70-80% RH and 17-19% RH in the end. 

Keywords: Type of clothing,Microcontroller ATMEGA8535,heater, fan, UV lamp, sensor SHT11, LCD16x2, ISD1820.


PENDAHULUAN - Negara Indonesia merupakan negara iklim tropis karena secara astronomis Indonesia terletak pada jalur garis khatulistiwa (6o LU – 11o LS dan 95o BT – 141oBT). Indonesia mempunyai dua musim, yaitu musim hujan dan musim kemarau. Musim hujan dan musim kemarau di Indonesia biasanya dapat diprediksi tanpa melalui pemberitahuan dahulu dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), namun dengan adanya efek global warming seperti saat ini sangat mempengaruhi perubahan musim di Indonesia. Efek global warming mengakibatkan musim kemarau dan musim hujan sudah tidak dapat diprediksikan lagi. Fenomena alam seperti ini sangat mengganggu aktivitas manusia, misalnya pada kegiatan pengeringan pakaian. Proses pengeringan pakaian membutuhkan panas yang maksimal untuk menurunkan kadar air atau tingkat kelembaban pakaian. Ketergantungan manusia pada matahari dalam pemanfaatannya untuk mengeringkan pakaian belum dapat ditinggalkan karena minimnya alat dan teknologi yang mampu membantu manusia.Menurut data BMKG suhu rata-rata saat siang hari berkisar antara 33oC – 35oC. Suhu rata-rata ini biasanya dimanfaatkan untuk menjemur pakaian, namun cuaca yang tidak menentu memaksa manusia tidak selalu dapat memanfaatkan panas tersebut. Seiring pesatnya perkembangan teknologi dan informasi menghadirkan banyaknya aplikasi teknologi yang dapat digunakan untuk mempermudah pekerjaan manusia dalam kehidupan sehari-hari.Pekerjaan yang dahulu dilakukan secara konvensional beralih ke sistem otomatis.Salah satu sistem tersebut berbasis mikrokontroler.


DOWNLOAD JURNAL